Menu ✖

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 24 Sep 2026 15:21 WIT

BI Papua Barat Padukan Data dan Pangan Lokal untuk Perkuat Pengendalian Inflasi


 BI Papua Barat Padukan Data dan Pangan Lokal untuk Perkuat Pengendalian Inflasi Perbesar

MANOKWARI, acemo.co.id — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat bersama sejumlah pemangku kepentingan menggelar Pesta Sinoli x Torang Locavore 2026 di Atrium Manokwari City Mall, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga 26 September 2026 tersebut mengangkat tema “Pemanfaatan Data dalam Mengoptimalkan Potensi Daerah dan Pangan Lokal untuk Mendorong Pembangunan Ekonomi serta Pengendalian Inflasi Papua Barat”.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua Barat, Arif Rahadian, mengatakan penguatan ketahanan pangan dan stabilitas harga membutuhkan dukungan data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan terpercaya.

Menurutnya, kondisi geografis Papua Barat serta panjangnya rantai distribusi logistik menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga ketersediaan pangan dan mengendalikan inflasi di daerah.

“Tantangan ketahanan pangan dan inflasi di wilayah Papua Barat sangat dipengaruhi oleh faktor geografis dan rantai distribusi logistik,” kata Arif.

Ia menjelaskan, Pesta Sinoli x Torang Locavore 2026 menjadi momentum untuk memperkuat pemanfaatan data statistik sekaligus mendorong pengembangan komoditas pangan lokal yang memiliki potensi ekonomi.

“Melalui momentum Pesta Sinoli x Torang Locavore 2026, kita menyatukan dua kekuatan utama: keandalan data statistik sebagai kompas pengambilan keputusan, serta potensi komoditas pangan lokal seperti sagu, umbi-umbian, dan hasil hortikultura sebagai penopang kemandirian pangan daerah,” ujarnya.

Arif menegaskan, upaya pengendalian inflasi tidak cukup hanya melalui kebijakan, tetapi juga membutuhkan penguatan produksi pangan lokal serta hilirisasi komoditas daerah.

“Pengendalian inflasi yang berkelanjutan hanya dapat terwujud jika kebijakan yang ditempuh berpijak pada data yang presisi dan didukung oleh hilirisasi pangan lokal yang kuat,” katanya.

Pesta Sinoli yang merupakan kependekan dari Pekan Data dan Statistik: Sinergi Pengendalian Inflasi dan Akselerasi Industri digelar dalam rangka memperingati Hari Statistik Nasional (HSN) 2026 bersama BPS Provinsi Papua Barat.

Kegiatan tersebut sekaligus disinergikan dengan Regional Event Torang Locavore 2026 sebagai bagian dari upaya mendukung Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) berbasis kerangka 4K.

Selama tiga hari pelaksanaan, masyarakat dapat mengikuti berbagai agenda, mulai dari apresiasi bagi responden survei dan kontak liaison terbaik, talkshow pemanfaatan data ekonomi bersama BPS, DJPb dan HIPMI, hingga talkshow mengenai ketahanan pangan lokal.

BI Papua Barat juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM), showcase produk hilirisasi pangan dan UMKM binaan, serta sejumlah booth edukasi. Materi yang disampaikan mencakup literasi inflasi, Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, akseptasi QRIS, hingga pelindungan konsumen.

Rangkaian kegiatan turut melibatkan pelajar SMA/SMK melalui sejumlah kompetisi, di antaranya Lomba Cerdas Cermat Inflasi ESENSI, Ide Bisnis Pangan Lokal, Konten Belanja Bijak, dan Ranking 1.

Selain itu, digelar turnamen catur antarinstansi dan organisasi perangkat daerah (OPD) bertajuk Clash of Sinoli, serta Sinoli Fun Walk yang dirangkaikan dengan pembagian bibit cabai untuk ditanam di pekarangan masyarakat.

Pembukaan kegiatan dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Manokwari, BPS Provinsi Papua Barat, OJK Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, LPS Wilayah III Sulampua, Kanwil DJPb Provinsi Papua Barat, Forkopimda, perbankan, asosiasi pelaku usaha, civitas akademika, serta masyarakat umum.

Melalui Pesta Sinoli x Torang Locavore 2026, BI Papua Barat mendorong penguatan sinergi lintas sektor dalam pemanfaatan data, pengembangan pangan lokal, pemberdayaan UMKM, serta pengendalian inflasi sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan ekonomi daerah. (Rls)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Tim Pemekaran Targetkan Kabupaten Pegunungan Meyah Terwujud Sebelum Tahun 2030

22 September 2026 - 19:29 WIT

Kapolda Papua Barat Tekankan Pencegahan Kecelakaan dan Disiplin Personel di Jalan Raya

22 September 2026 - 18:03 WIT

Ratusan Warga Suku Meyah Datangi MRPB, Minta Rekomendasi Adat Pembentukan Kabupaten Pegunungan Meyah

22 September 2026 - 17:59 WIT

FUN RUN 5K HUT ke-81 TNI Jadi Momentum Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

19 September 2026 - 11:34 WIT

Yosias Saroy Ajak Semua Pihak Bersatu, Struktur KONI Papua Barat Segera Dilengkapi

18 September 2026 - 18:54 WIT

Musorprovlub KONI Papua Barat Dinyatakan Sah, Tahapan Pemilihan Telah Sesuai AD/ART

18 September 2026 - 18:00 WIT

Trending di PAPUA BARAT