Menu

Mode Gelap
37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari

EKONOMI & BISNIS · 28 Mar 2023 11:59 WIT

Daging Tidak Steril Ditemukan Dijual Di Supermaket, Bupati Hermus Beri Teguran Keras


 Daging Tidak Steril Ditemukan Dijual Di Supermaket, Bupati Hermus Beri Teguran Keras Perbesar

MANOKWARI – Bupati Manokwari Hermus Indou bersama Kapolresta Manokwari Kombes Pol. Rivadin Benny Simangunsong menemukan penjualan daging yang tidak sesuai aturan yang dianggap kurang steril untuk dikonsumsi masyarakat.

Penemuan daging di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Manokwari, secara eceran yang seharusnya dijual dengan kemasan, dirasa kurang steril dimana daging ayam beku dipotong dan dijual di tempat terbuka sebelum di beli.

“Ada daging ayam yang mestinya dijual dalam kemasan, namun dijual secara eceran atau di potong-potong.

Ini membahayakan dari sisi kesehatan, sehingga ini akan diberikan peringatan bagi para pedagang”, ujar Bupati Manokwari Hermus Indou usai sidak, Selasa (28/3/2023).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kukuh Saptoyudo menyampaikan untuk daging beku yang diperjualbelikan tidak di anjurkan untuk dipotong dan dijual di tempat terbuka, untuk menjaga sterilisasi daging.

“Aturannya itu tidak boleh dan harus di tarik dari peredaran. Karena rekomendasi yang diberikan adalah daging beku kemasan, jika diecer tidak bisa dijamin itu higienis”, jelas Kukuh.

Hal tersebut bukan pertama kali ditemukan dilapangan sehingga akan diberikan sanksi tegas jika kembali diulang.

“Kami sudah sering memberi teguran namun masih diulang lagi. Ada sanksi tegas seperti mencabut perijinan usahanya”, ucapnya mengingatkan.

Selain itu hasil operasi pasar juga didapati beberapa komoditas yang sudah melampaui waktu penjualan atau expired dan diimbau untuk tidak diperjual belikan lagi.

Kapolresta Manokwari Kombes Pol. Rivadin Benny Simangunsong turut menyampaikan setelah operasi pasar tersebut, akan terus ditindaklanjuti untuk mengantisipasi penimbunan bapok oleh distributor.

“Kami akan melaksanakan pengecekan dan tindak lanjut hingga ke gudang untuk mengantisipasi adanya penimbunan atau penyelewengan dari para pedagang”, tutur RB.

Beberapa temuan di lapangan, ini akan di implementasikan untuk di bahas, sehingga kedepan akan di keluarkan rekomendasi untuk seluruh pedagang berhenti mengedarkan barang yang membahayakan kesehatan dan tidak layak edar. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 485 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Diharapkan Durian Manokwari Beri Warna Tersendiri Bagi Peserta Pesparawi ke XIV

13 Juni 2026 - 15:22 WIT

Durian Mulai Banjiri Kota Manokwari Jelang Perhelatan Pesparawi ke XIV

13 Juni 2026 - 15:10 WIT

Kisah Dua Sosok Guru Lintas Iman, Lintas Suku : Merawat Persatuan di SMTKN Pelita Sambab

2 Mei 2026 - 14:07 WIT

Lepas Pawai Hardiknas, Gubernur Dominggus Ajak Insan Pendidikan Tingkatkan Kreativitas

29 April 2026 - 19:04 WIT

Terpesona Keindahan Pulau Mansinam, Kapal Pesiar MH Minerva Kembali Berkunjung

24 April 2026 - 20:11 WIT

Kapal Pesiar MH Minerva-Swan Hellenic Kunjungi Pulau Mansinam

20 April 2026 - 13:45 WIT

Trending di MANOKWARI