Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

DERAP NUSANTARA · 16 Nov 2022 20:40 WIT

Jokowi : “Pandemic Fund” Perlu Terus Ditambah Agar Berfungsi Optimal


 Jokowi : “Pandemic Fund” Perlu Terus Ditambah Agar Berfungsi Optimal Perbesar

Badung (ANTARA) – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat sesi kedua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 mengajak negara-negara anggota G20 untuk menambah kontribusi di Dana Pandemi (Pandemic Fund) agar mekanisme pembiayaan untuk pencegahan dan penanggulangan pandemi itu berfungsi optimal.

“G20 telah berhasil membentuk Pandemic Fund. Ini harus diikuti dengan penambahan kontribusi pendanaan agar berfungsi secara optimal, termasuk kontribusi Indonesia yang telah memberi komitmen 50 juta dolar AS,” kata Presiden Jokowi pada sesi kedua KTT G20 di The Apurva Kempinski, Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa.

Pandemic Fund, yang telah diusulkan sejak presidensi G20 Italia, berhasil dibentuk dan diluncurkan pada masa presidensi G20 Indonesia pada tahun ini, terutama dari hasil rangkaian pertemuan menteri kesehatan dan menteri keuangan selama 1 tahun terakhir.

Di sesi kerja kedua (working group session) KTT G20, para pemimpin negara anggota dan sejumlah pimpinan organisasi internasional seperti Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Presiden Bank Dunia David Malpass, berdiskusi dan membahas berbagai isu terkait arsitektur kesehatan global.

Dalam sesi pembahasan yang berlangsung tertutup, para pemimpin negara bakal membahas salah satunya mengenai Dana Pandemi yang diluncurkan secara resmi oleh Presiden Jokowi di Nusa Dua, Bali, Minggu (13/11).

Dana Pandemi sebagai suatu mekanisme pembiayaan yang dibentuk oleh negara-negara G20 melibatkan Bank Dunia sebagai penyimpan dana, dan WHO sebagai bagian dari penasihat/ahli yang memberi masukan bagaimana dana tersebut dipergunakan oleh negara-negara untuk kepentingan pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanggulangan pandemi.

Sejauh ini, Dana Pandemi telah mengumpulkan sekitar 1,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp21,7 triliun dari 24 donor, yang terdiri atas 21 negara dan tiga lembaga filantropi.

Negara-negara yang telah berkomitmen berkontribusi di Dana Pandemi, yaitu Komisi Eropa (European Commission), Amerika Serikat, Italia, Indonesia, China, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Spanyol, Australia, Singapura, Norwegia, Selandia Baru, Inggris, India, Belanda, Prancis, Afrika Selatan, dan tiga lembaga filantropi yaitu Bill & Melinda Gates Foundation, Rockefeller, dan Wellcome Trust.

Di sesi kedua KTT G20, Arab Saudi, Prancis, dan Australia diyakini bakal mengumumkan secara langsung komitmen mereka berkontribusi terhadap Dana Pandemi berikut besarannya.

Presiden Jokowi pun pada sesi kedua KTT G20 kembali mengingatkan negara-negara G20 untuk terus menambah kontribusi dananya, karena hasil studi WHO dan Bank Dunia menunjukkan bahwa setidaknya dibutuhkan kurang lebih 31,1 miliar dolar AS tiap tahunnya agar dunia dapat lebih baik mencegah dan merespon ancaman pandemi di masa depan.

Tidak hanya menyinggung Dana Pandemi, Presiden Jokowi juga meminta negara-negara G20 mengawal pembentukan Traktat Pandemi.

“Ini penting untuk memperkuat kesiapsiagaan di tingkat nasional, kawasan, dan global,” kata Presiden RI.

 

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Zita Meirina

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

KPU RI Tetapkan Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2024

15 Desember 2022 - 15:25 WIT

DPR Papua Barat Tetapkan RAPBD Induk Tahun 2023

15 Desember 2022 - 15:19 WIT

Peran Penting Kartu Prakerja Dalam Peningkatan Inklusi Keuangan

8 Desember 2022 - 13:27 WIT

DPD Nilai Ide Presiden Jokowi Tentukan Lokasi Ibukota Sangat Tepat

8 Desember 2022 - 13:16 WIT

Meningkatkan Laju Vaksinasi Covid-19 Jelang Akhir tahun

8 Desember 2022 - 12:04 WIT

Gregoria Tekuk Unggulan Teratas di Laga Pembuka BWF World Tour Finals

7 Desember 2022 - 15:59 WIT

Trending di DERAP NUSANTARA