Menu

Mode Gelap
37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari

DERAP NUSANTARA · 15 Des 2022 15:19 WIT

DPR Papua Barat Tetapkan RAPBD Induk Tahun 2023


 DPR Papua Barat Tetapkan RAPBD Induk Tahun 2023 Perbesar

Manokwari, 15/12 (ANTARA) – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Barat menetapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2023 dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor di Manokwari, Rabu (14/12).

Postur anggaran pada RAPBD Provinsi Barat Tahun 2023 ialah Rp7,64 triliun, sedangkan belanja sebesar Rp8,22 triliun, dan pembiayaan sebanyak Rp630 miliar. Wonggor berharap Pemprov Papua Barat segera membawa dokumen tersebut untuk berkonsultesi ke Kementerian Dalam Negeri.

“Kami harapkan Januari 2023 sudah ada pembagian DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran), sehingga pada Februari kegiatan bisa mulai berjalan. Jangan sampai ada yang terlambat lagi,” kata Wonggor.

Dia juga berharap dengan kepemimpinan Paulus Waterpauw, Pemprov Papua Barat bisa memacu kinerja anggaran serta memastikan pelaksanaannya tepat waktu. “Kalau kita tidak cepat membelanjakan, maka bisa dipastikan akan menumpuk di akhir tahun; dan hal tersebut proses penyerapan anggaran tidak berjalan dengan maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Dance Sangkek, usai pengesahan APBD Induk Tahun 2023, mengatakan pihaknya akan segera ke Jakarta untuk berkonsultasi dengan Kemendagri. “Saya rasa penetapan APBD Papua Barat belum terlambat. Kami pastikan DPA bisa kami serahkan pada awal tahun 2023,” kata Sangkek.

Kerangka rancangan APBD Papua Barat Tahun 2023 berpedoman pada Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Provinsi Papua Barat periode 2023-2026, yang difokuskan pada percepatan pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) unggul.

Rancangan APBD itu didukung pula dengan infrastruktur dasar dan konektifitas wilayah, serta lingkungan hidup lestari, yang di dalamnya terkandung nilai-nilai pembangunan berkelanjutan dalam koridor otonomi khusus (otsus).

 

Oleh : Tri Adi Santoso
Editor : Fransiska Ninditya

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Menteri Agama Resmi Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum

28 Juni 2026 - 22:57 WIT

Pesparawi Nasional XIV Berakhir, Gubernur Papua Barat Lepas Ribuan Peserta dengan Pesan Damai

28 Juni 2026 - 22:34 WIT

Meski Sabet 10 Gold di Pesparawi Nasional XIV, Papua Barat Gagal Raih Gelar Champion

28 Juni 2026 - 22:11 WIT

Gubernur Fakhiri Hadir Langsung Beri Semangat Paduan Suara Pria Provinsi Papua Tampil di Pesparawi XIV

27 Juni 2026 - 22:15 WIT

Musik Gerejawi Nusantara, Warna Khas yang Memperkaya Kategori Lomba PESPARAWI XIV

27 Juni 2026 - 18:43 WIT

PSMTI Papua Barat Turut Meriahkan Pesparawi XIV Lewat Pesta 1.000 Durian

27 Juni 2026 - 18:24 WIT

Trending di PAPUA BARAT