Menu

Mode Gelap
Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari

MANOKWARI · 8 Sep 2023 15:07 WIT

Manokwari Akan Gelar Festival Teluk Doreh Promosi Keberagaman Budaya


 Manokwari Akan Gelar Festival Teluk Doreh Promosi Keberagaman Budaya Perbesar

MANOKWARI – Festival Teluk Doreh akan mewarnai kemeriahan HUT Kabupaten Manokwari di tahun 2023 ini. Dimana Festival ini akan mengangkat budaya Papua dan Nusantara, direncanakan dilaksanakan pada awal November mendatang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Kabupaten Manokwari, Immanuel Hasitongan Pangaribuan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/9/2023).

Pangaribuan menjelaskan sesuai dengan amanat Bupati Manokwari untuk menggelar Festival Teluk Doreh, Dinasnya sudah melakukan sejumlah persiapan.

Festival Teluk Doreh nantinya akan mengambil tema ‘Pesona Ragam Budaya Manokwari’ yang direncanakan akan terlaksana pada 2-4 November 2023 untuk memeriahkan HUT Kabupaten Manokwari.

“Festival Teluk Doreh akan dilaksanakan dari tanggal 2 sampai 4 November 2023 sebagai rangkaian dari hari ulang tahun Kabupaten Manokwari”, ujarnya.

Teluk Doreh sendiri dikatakan terbentang dari pesisir pantai Pasir Putih hingga pesisir Sowi. Sehingga Festival ini akan difokuskan di dermaga Fasharkan TNI-AL di Biryosi.

“Ada berbagai macam event yang akan diselenggarakan selama 3 hari di mana hari pertama adalah pembukaan dilanjutkan dengan berbagai ajang perlombaan yang dapat diikuti oleh Masyarakat Manokwari”, jelasnya.

Perlombaannya meliputi Tari Yospan, perahu tradisional, perahu hias, lomba fashion show,lomba fashion show putri Pantai, pertunjukan cerita dalam bahasa daerah, lomba musik tradisional, lomba pembuatan video promosi pariwisata, lomba dance kontemporer, serta pameran UMKM.

“Hari akhir festival sesuai dengan tema yaitu ragam budaya akan dilaksanakan karnaval mulai dari jalan percetakan hingga dermaga angkatan Laut dimana setiap OPD akan menggandeng budaya dan suku yang berbeda”, kata Pangaribuan

Festival ini lebih khusus mengangkat budaya yang bervariasi di Kabupaten Manokwari di mana keragaman adat suku dan budaya di Manokwari sangat baik berkembang di tanah ini.

“Diharapkan pula event seperti ini dapat dilaksanakan tiap tahun sehingga mnajdi icon dari Manokwari untuk mengangkat pariwisata itu sendiri,” pungkasnya.(ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 99 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Diharapkan Durian Manokwari Beri Warna Tersendiri Bagi Peserta Pesparawi ke XIV

13 Juni 2026 - 15:22 WIT

Durian Mulai Banjiri Kota Manokwari Jelang Perhelatan Pesparawi ke XIV

13 Juni 2026 - 15:10 WIT

Kisah Dua Sosok Guru Lintas Iman, Lintas Suku : Merawat Persatuan di SMTKN Pelita Sambab

2 Mei 2026 - 14:07 WIT

Lepas Pawai Hardiknas, Gubernur Dominggus Ajak Insan Pendidikan Tingkatkan Kreativitas

29 April 2026 - 19:04 WIT

Terpesona Keindahan Pulau Mansinam, Kapal Pesiar MH Minerva Kembali Berkunjung

24 April 2026 - 20:11 WIT

Kapal Pesiar MH Minerva-Swan Hellenic Kunjungi Pulau Mansinam

20 April 2026 - 13:45 WIT

Trending di MANOKWARI