Manokwari – Guna mendukung wacana Menteri Pendidikan tentang pembelajaran tatap muka yang rencananya akan diberlakukan bulan Juli mendatang, seluruh tenaga pendidik harus mengikuti vaksinasi covid-19.
Kepala SD Inpress 22 Wosi, Elida Simanulang mengatakan dari jumlah total 31 guru di sekolahnya, sebagian besar telah mendapat suntikan vaksin covid-19. Sedangkan beberapa diantaranya sedang menyusui dan seorang lagi enggan divaksin.

Kepala SD Inpres 22 Wosi, Elida Simanulang S.Pd
“ hampir semua guru disini sudah divaksin, hanya saja ada 2 orang guru yang belum, karena satu sedang menyusui dan satunya lagi memang tidak bersedia divaksin sama sekali. Kami sudah memberikan pemahaman tetapi guru yang bersangkutan tetap tidak bersedia divaksin jadi kami tidak bisa memaksa” terang Elida.
Sementara itu, jika nantinya pembelajaran tatap muka diberlakukan, Elida mengaku pihak sekolah siap melaksanakan, tentunya dengan penerapan protokol kesehatan sesuai arahan Kementerian Pendidikan.
“ nantinya jika diberlakukan tentu akan sesuai protokol kesehatan dan di bagi beberapa kelompok, dimana setiap kelompok hanya belajar di jelas 1 sampai 2 jam saja dengan jumlah yang terbatas. Sabun cuci tangan serta alat pengukur suhu dan masker juga kami dari sekolah akan menyiapkan. Intinya kami akan menyesuaikan instruksi dari Kementerian Pendidikan” tutupnya. (AM)






















