MANOKWARI SELATAN – Berkunjung ke Kabupaten Manokwari Selatan, Direktur Jendral Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Eko Sri Haryanto bersama rombongan melintasi kurang lebih satu kilo meter jalan berlubang menuju Kampung Hamor Distrik Ransiki, pada Jumat (5/11/2021).
” Ya selama di jalan tadi, kita digoyang-goyang serong kiri, serong kanan,”jawab Dirjen sambil tersenyum saat di tanya awak media, usai melakukan tatap muka dengan masyarakat kampung Hamor.
Sebelumnya, terkait jalan berlubang tersebut sempat dikeluhkan secara langsung oleh kepala kampung Hamor, Penias Towansiba dihadapan Dirjen pada pertemuan yang berlangsung di balai kampung Hamor.
Mendengar keluhan tersebut, Dirjen menjawab bahwa jalan trans Ransiki-Pegunungan Arfak merupakan kewenangan Kementrian Pekerjaan Umum.
Untuk itu Dia menyarankan agar Dinas Pekerjaan Umum Daerah mengusulkan secara langsung ke pusat.
” Berkaitan dengan jalan, memang bukan kewenangan kami di Kementrian Desa. Seharusnya dari Kabupaten bisa usulkan melalui PU ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementrian PU, karena ini jalan trans ” ujar Eko.
Diketahui, selain melakukan pertemuan sekaligus menerima aspirasi masyarakat, Dirjen PPDT bersama rombongan yang didampingi langsung Bupati Markus Waran dan Ketua DPRD, Moses Anari bersama Pimpinan OPD, juga melihat secara dekat keadaan kebun kakao milik masyarakat setempat. (ACM)






















