Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

MANOKWARI SELATAN · 28 Okt 2021 21:50 WIT

Pemda Mansel Siap Terapkan Sistem Aplikasi CMS Untuk Percepat Pencairan SP2D


 Pemda Mansel Siap Terapkan Sistem Aplikasi CMS Untuk Percepat Pencairan SP2D Perbesar

MANOKWARI SELATANSehari setelah penandatangan perjanjian kerjasama (PKS) tentang Payroll Gaji ASN Pemkab Mansel, PT. Bank Pembangunan Daerah(BPD) Papua Kantor Cabang Ransiki, kembali melakukan sosialisasi Cash Management System(CMS) bagi staf BPKAD yang nantinya dilatih menjadi admin/operator CMS.

Wakil Bupati Manokwari Selatan, Wempi Rengkung SE.,M.Si usai kegiatan mengatakan pihaknya antusias dengan adanya sistem baru untuk mengelola kas daerah dengan cepat dan tepat melalui sistem aplikasi CMS. Hal ini juga berkaitan dengan pengelolaan keuangan menuju SIPD yang telah bekerja sama dengan bank daerah atau BPD.

Wakil Bupati Mansel, Wempi Rengkung saat mengikuti sosialisasi CMS di Aula Sekertariat Kantor Bupati, Kamis (28/10/2021)

” Kaitannya dengan CMS, tim dari Bank Papua Jayapura dikirim kesini untuk melatih semua staf BPKAD, agar kedepan penerimaan daerah dan pemotongan SP2D bisa terlaksana dengan cepat sesuai PPN, PPh, iuran wajib pegawai dan pemotongan lainnya yang terintegrasi dalam satu sistem managemen CMS” ujar Wempi kepada awak media, Kamis(28/10/2021).

Sementara itu, Kepala Kantor Bank Papua Cabang Ransiki, Cristin Worumboni mengatakan sistem CMS dapat membantu Pemda khususnya BPKAD dalam melakukan transaksi pencairan SP2D, karena sudah terkoneksi dan terintegrasi dengan sistem yang ada pada Bank, sehingga kecepatan dan rekonsiliasi data lebih tepat serta penyetoran pajak ke negara juga bisa dilakukan melalui CMS.

Dengan demikian, kata Cristin hal ini sangat membantu Pemda dalam penataan dan pengelolaan keuangan daerah secara khusus pencairan SP2D.

” Lewat aplikasi CMS akan mempercepat dan mengurangi resiko kesalahan pencairan SP2D. Jadi nanti dari Pemda bisa proses langsung melalui aplikasi, kami hanya tinggal pembayaran saja” terang Cristin.

Lanjut Christin, pada tahap awal pihaknya akan melakukan pendampingan dengan menempatkan 4 orang stafnya pada BPKAD.

Kepala Bank Papua Cabang Ransiki, Cristin Worumboni.

” Petunjuk Pak Wakil harus action secepatnya dan target tanggal 15 november sudah implementasi, sehingga setelah sosialisasi tadi, selanjutnya penyiapan perangkat dan infrastruktur serta dokumen administrasi dan pendampingan” imbuhnya.

Kepala BPKAD Kab. Manssl, Jack Ayamseba yang dikonfirmasi mengatakan menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya akan menyiapkan satu ruangan khusus untuk 8 orang staf baik dari BPKAD maupun Bank Papua yang akan menjalankan sistem CMS, tentunya dengan ditunjang dengan perangkat komputer sebanyak 4 unit.

” kami akan siapkan ruangan khusus, dan 4 unit komputer untuk nanti tim CMS bekerja” tukasnya.(ACM)

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Malas Ngantor, Sekda Mansel Minta TPP Pegawai Ditahan

16 Mei 2025 - 11:24 WIT

Operasi Pencarian Iptu Tomi Marbun Resmi Ditutup Oleh Polda Papua Barat

3 Mei 2025 - 13:11 WIT

Menhan Kunjungi Rindam XVIII/Kasuari Di Momiwaren

3 Mei 2025 - 12:53 WIT

Tebar Kebaikan Ramadhan, Kakanwil Kemenag PB Salurkan Sembako di Momiwaren

25 Maret 2025 - 16:20 WIT

Kanwil Kemenag PB dan Pemkab Mansel Siap Bersinergi Dalam Program Keagamaan

25 Maret 2025 - 16:09 WIT

Pelaku UMKM di Mansel Dukung Program Ekonomi Kreatif Pemerintah

28 Desember 2024 - 15:59 WIT

Trending di MANOKWARI SELATAN