Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

PAPUA BARAT · 30 Mei 2025 13:52 WIT

Rajut Kerukunan, Kemenag Dialog Dengan Masyarakat Yembekiri di Rumberpon


 Rajut Kerukunan, Kemenag Dialog Dengan Masyarakat Yembekiri di Rumberpon Perbesar

TELUK WONDAMA — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan bertajuk “Merajut Kerukunan dan Cinta Lingkungan untuk Papua Barat yang Sehat dan Mandiri” di Kampung Yembekiri, Distrik Rumberpon, Kabupaten Teluk Wondama, Jumat (30/5/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serbaguna (Gereja Lama) GKI Klasis Rumberpon, Jemaat ORAETLABORA, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Papua Barat, Luksen Jems Mayor.

Ketua Panitia, Abraham Yumthe, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk merajut hubungan antar dan intern umat beragama, khususnya di wilayah Papua Barat, Distrik Rumberpon. Lanjutnya melalui kegiatan ini kiranya dapat menekankan pentingnya menjaga alam Papua Barat yang unik dan kaya akan sumber daya, melalui aksi cinta lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Ketua Klasis Rumberpon, Pdt. Marthen Luther Miokbun, S.Th, mewakili para tokoh agama dan masyarakat, menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Kakanwil Kemenag Papua Barat beserta rombongan atas kunjungannya. Ia menilai kehadiran Kanwil Kemenag Papua Barat di wilayah pelosok seperti Rumberpon merupakan bentuk perhatian yang luar biasa bagi masyarakat lokal.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat Luksen Jems Mayor dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat warga Kampung Yembekiri. Ia menyebut pertemuan ini sebagai kesempatan emas untuk saling mengenal dan mempererat tali persaudaraan lintas iman di tanah Papua.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Barat, Ny. Emelia Mayor, yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif membangun kerukunan dan kepedulian lingkungan.

Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel yang mengangkat tema “Kerukunan Umat Beragama dan Ekoteologi”, dengan narasumber utama Kakanwil Kemenag Papua Barat sendiri. Diskusi ini menjadi ruang refleksi bersama untuk membumikan nilai-nilai keberagamaan yang harmoni dan ramah lingkungan.

Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang dialog antarumat beragama, tetapi juga menjadi tonggak penguatan kesadaran ekologis sebagai bagian integral dari kehidupan beragama di Papua Barat. (rls)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel Edukasi Pentingnya Penggunaan Masker Cegah ISPA

15 Oktober 2026 - 06:06 WIT

PWI Papua Barat Dorong Program Papua Cerdas Menyentuh Jurnalis di Era Digital

15 Oktober 2026 - 05:59 WIT

HUT ke-27 Papua Barat, Dominggus Mandacan Tekankan Evaluasi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

13 Oktober 2026 - 00:31 WIT

Gubernur Dominggus Buka Pameran Dagang Lokal 2026, Dorong Produk Papua Barat Tembus Pasar Nasional

9 Oktober 2026 - 17:39 WIT

HUT ke-81 TNI, Kasdam XVIII/Kasuari Tekankan Profesionalisme, Sinergi dan Kesiapan Prajurit

5 Oktober 2026 - 12:23 WIT

Lamekh Dowansiba Tegaskan Dukung Penuh Pembentukan DOB Kabupaten Pegunungan Meyah

1 Oktober 2026 - 18:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT