MANOKWARI – Gubernur Dominggus Mandacan mengatakan hingga saat ini masih ada 23 OPD pengguna anggaran di Pemprov Papua Barat yang masih nol persen belum melakukan peng-inputan pada sistem informasi rencana umum pengadaan baik barang maupun jasa pemerintah (sirup). Apabila tidak segera diselesaikan,kondisi ini akan berdampak pada prosesntase penyerapan anggaran.
Hal itu disampaikan Gubernur DomingguS saat memimpin apel gabungan asn dan tenaga honorer di halaman kantor gubernur arfai manokwari, Senin (30/3/2026).
Gubernur juga meminta Sekda Ali Baham Temongmere selaku kuasa pengguna anggaran agar menindaklanjuti masalah tersebut sehingga lelang paket proyek pengadaan baik barang maupun jasa dapat segera dilakukan guna mempercepat penyerapan anggaran sehingga target serapan anggaran Pemprov Papua Barat di tahun 2026 ini dapat maksimal tercapai.
‘’ Berkaitan dengan system informasi rencana umum pengadaan baik barang maupun jasa pemerintah atau sirup ini dari 50 OPD baru beberapa yang input. Beda-beda presentase penginputannya, bahkan ada 23 OPD yang masih nol persen,’’ terang Dominggus.
Sementara itu kepada para wartawan, Gubernur Mandacan mengatakan akan memanggil 23 pimpinan opd yang masih nol persen belum lakukan peng-inputan pada sirup. Pemanggilan bertujuan mengetahui penyebab belum dilakukannya penginputan hingga dapat diketahui akar masalah dan dapat segera diselesaikan.
‘’ Kita ingatkan Kembali sampai batas tanggal 30 ini ada 23 opd yang belum input sirup dan itu kita himbau untuk segera sehingga buka Lelang supaya penyerapan anggaran bisa terserap lebih maksimal lagi tahun ini,’’pintanya.(Amstrong Lucas)






















