MANOKWARI – Beasiswa bagi 1.950 mahasiswa asli Papua yang terdata dalam program Papua Barat Cerdas siap disalurkan paling lambat pada bulan Agustus mendatang. Diharapkan dengan penyaluran yang dilakukan akan berdampak pada naiknya persentase serapan anggaran yang disiapkan untuk program unggulan ini yang di tahun 2026 ini berjumlah 80-an miliar.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat kepada sejumlah wartawan usai mengikuti rakor teknis seluruh OPD terkait serapan anggaran dari implementasi tiga program unggulan Papua Barat yaitu Papua Barat Cerdas, Papua Barat Sehat dan Papua Barat Kreatif yang dipimpin oleh Gubernur Dominggus Mandacan dan digelar di Mansinam Beach pada Jumat 10 Juli 2026.
Barnabas Dowansiba mengatakan, sesuai standar IPK yang ditetapkan yakni 2,75 saat ini yang terdata pada Dinas Pendidikan Papua Barat berjumlah 1.950 mahasiswa.
Dari total jumlah tersebut, 1.000 calon penerima beasiswa sedang diverifikasi oleh Inspektorat Papua Barat, sedangkan 950 sisanya saat ini data-datanya sedang berproses pada Dinas Pendidikan Papua Barat namun diharapkan selambat-lambatnya di bulan Agustus, 1.950 mahasiswa asli Papua ini, sudah menerima beasiswa termasuk mahasiswa asli Papua yang sedang menempuh pendidikan pada Fakultas Kedokteran di berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat ini menuturkan, alokasi anggaran bagi program Papua Barat Cerdas di tahun 2026 berjumlah 80-an militar namun serapan anggarannya belum terjadi mengingat penyaluran dana beasiswa bagi 1.950 mahasiswa penerima, baru akan direalisasikan pada bulan Agustus mendatang termasuk realisasi penyaluran beasiswa bagi mahasiswa asli Papua yang menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran.
” Di bulan Agustus nanti, serapan anggaran program Papua Barat Cerdas akan meningkat secara drastis,” ujarnya.
Sementara terkait jumlah anggaran 80 miliar yang bersumber dari APBD induk tahun 2026, Kadis Pendidikan Papua Barat ini mengungkapkan, kemungkinan akan mengalami peningkatan di APBD perubahan nanti. [Lucas Jooztensz]






















