MANOKWARI – Polres Manokwari melaksanakan seleksi polisi cilik untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Hal ini dilakukan untuk membangun karakter generasi penerus bangsa yang memahami dan berbudaya disiplin berlalu lintas sejak usia dini.
” Pembentukan Polisi Cilik Polres Manokwari adalah inisasi dari Bapak Kapolres, untuk membangun karakter generasi penerus bangsa dari anak-anak usia dini bisa lebih memahami pentingnya budaya disiplin berlalu lintas ” ujar Kasat Lantas Polres Manokwari Iptu Subhan Ohoimas, Senin (15/8/2022).
Setelah 3 hari melaksanakan seleksi di 15 sekolah dasar dan diikuti 117 peserta, akhirnya terpilih 36 peserta yang terdiri dari kelas 2 hingga kelas 5 SD dan selanjutnya akan mengikuti pelatihan di Polres Manokwari selama 3 minggu. Setelah selesai mengikuti polisi cilik, peserta akan mendapatkan reward dalam bentuk sertifikat dari Kapolres Manokwari dan bisa digunakan kedepan untuk masuk dalam pendaftaran kepolisian.

Kasat Lantas Polres Manokwari, Iptu Subhan Ohoimas
“Selama adik-adik polisi cilik berada di Polres Manokwari mereka akan belajar gerakan pengaturan berlalu lintas, kemudian informasi edukasi terkait dengan lalulintas dan beberapa variasi lain yang bisa sedikit menghibur kepada masyarakat.”
Lanjut, Iptu Subhan Ohoimas menjelaskan setelah mengikuti pelatihan selama 3 minggu, pada 22 September mendatang Kapolres akan membuka roadshow sekaligus melantik polisi cilik yang akan menjadi dut roadshow di beberapa sekolah dan instansi Pemerintah dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan budaya tertib berlalu lintas.
“Untuk kegiatan polisi cilik ini belum bisa ditampilkan di 17 Agustus karena baru terbentuk dan akan menghabiskan waktu latihan selama 3 minggu,” imbuhnya.
” Melalui polisi cilik, harapnya kedepan displin berlalu lintas bisa menjadi cermin menjadi budaya bangsa dan Manokwari bisa dapat dijadikan barometer displin berlalulintas di Papua Barat,”pungkasnya. (ACM_3)






















