Menu

Mode Gelap
Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian

MANOKWARI SELATAN · 6 Agu 2021 09:50 WIT

Ratusan Guru Honorer Mansel Ikuti Sosialisasi Kepegawaian Tentang Penerimaan CPNS-P3K


 Ratusan Guru Honorer Mansel Ikuti Sosialisasi Kepegawaian Tentang Penerimaan CPNS-P3K Perbesar

Manokwari Selatan – Badan Pengembangan Kepegawaian dan SDM (BPKSDM) Kabupaten Manokwari Selatan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan melaksanakan sosialisasi kepegawaian dalam rangka penerimaan CPNS-P3K khusus tenaga guru tahap pertama tahun 2021. Kegiatan yang berlangsung, Kamis ( 5/8/2021) di pendopo Lahairoy Ransiki ini dihadiri, Bupati Markus Waran,ST.,M.Si, Staf Khusus Bidang Pendidikan, Asisten II Setda Mansel, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BPKSDM serta ratusan tenaga guru honorer.

Kepala BPKSDM Kabupaten Mansel, Adolop Kawey pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memvalidasi ulang guru honorer yang telah terdaftar dalam dapodik dan juga melakukan pendaftaran CPNS P3K secara online. Pasalnya pada tahap pertama ini, pemerintah pusat hanya memberikan sebanyak 215 kuota yang dikhususkan bagi tenaga guru.
“ Bapak Ibu guru yang tidak lolos diharapkan tidak berkecil hati, karena nanti ada tahap kedua dan ketiga. Sekarang ini, bersama Bapak Bupati langsung , kita akan melihat data guru yang sudah daftar online dan terdata dalam dapodik. Selain itu, kendala lain adalah belum terakreditasinya beberapa TK sehingga tenaga guru kesulitan terdaftar dalam dapodik” tutur Adolop.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Markus Waran meminta agar para tenaga guru honorer untuk melakukan pengecekkan kembali daftar online yang telah dilakukan dan menyelaraskannya dengan daftar dapodik yang ada. Hal ini perlu dilakukan agar nantinya tidak terjadi kendala ataupun kesalahpahaman. Dalam kesempatan tersebut, Waran berharap kendala yang dialami juga disampaikan sehingga bisa menjadi catatan bagi BKD dan juga Dinas Pendidikan, agar selanjutnya dapat diperjuangkan nasib tenaga guru CPNS P3K.

“ Saya minta Bapak dan Ibu calon CPNS guru, coba dicek kembali pendaftaran ulang yang dilakukan secara online sehingga datanya sinkron dengan dapodik yang ada, sehingga ke depan tidak terjadi kendala. Untuk yang tersisa 14 orang, kita akan coba perjuangan agar semoga ada kebijakan bisa bersamaan tahap pertama, tetapi kalau tidak bisa masih ada tahap kedua dan ketiga. Sedangkan bagi TK yang belum terakreditasi, nantinya secara teknis akan ditinjau langsung oleh Dinas Pendidikan agar bisa membantu kendala yang dihadapi tenaga guru di sekolah terkait” tandasnya. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Malas Ngantor, Sekda Mansel Minta TPP Pegawai Ditahan

16 Mei 2025 - 11:24 WIT

Operasi Pencarian Iptu Tomi Marbun Resmi Ditutup Oleh Polda Papua Barat

3 Mei 2025 - 13:11 WIT

Menhan Kunjungi Rindam XVIII/Kasuari Di Momiwaren

3 Mei 2025 - 12:53 WIT

Tebar Kebaikan Ramadhan, Kakanwil Kemenag PB Salurkan Sembako di Momiwaren

25 Maret 2025 - 16:20 WIT

Kanwil Kemenag PB dan Pemkab Mansel Siap Bersinergi Dalam Program Keagamaan

25 Maret 2025 - 16:09 WIT

Pelaku UMKM di Mansel Dukung Program Ekonomi Kreatif Pemerintah

28 Desember 2024 - 15:59 WIT

Trending di MANOKWARI SELATAN