MANOKWARI – Seluruh suku dan agama yang ada di Kabupaten Manokwari berkumpul dalam Pawai Budaya Religi menyambut HUT Pekabaran Injil k-168 tahun di tanah Papua. Hal tersebut menunjukkan keharmonisan dan persatuan dalam keberagaman baik suku, ras maupun agama.
Pawai Budaya Religi yang terselenggara di Manokwari banyak mendapatkan apresiasi baik dari Gubernur Papua Barat, Bupati Manokwari bahkan Kapolda Papua Barat.
Finish di lapangan Borasi Manokwari, semua suku dari Sabang sampai Merauke maupun agama berkumpul bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemda Manokwari dan seluruh unsur Forkopimda.
Bupati Manokwari Hermus Indou menyampaikan, Pawai budaya religi dapat mengumpulkan semua suku di tanah Papua dari semua suku, budaya dan ras untuk memenuhi panggilan pembangunan di tanah ini.
Tahun ini kita memasuki perayaan Pekabaran Injil ke 168 tahun, seluruh masyarakat yang sudah hadir membuktikan bahwa tanah Papua dan Manokwari merupakan milik kita bersama”, ujarnya.
Dirinya turut mengapresiasi partisipasi seluruh masyarakat yang luar biasa dalam menyukseskan pawai budaya religi.
“Atas terselenggaranya Pawai Budaya Religi ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah bahu membahu dalam menyukseskan perayaan HUT Pekabaran Injil di tanah Papua”, ungkap Bupati.
“Kita membuktikan bahwa keberagaman merupakan anugerah dari Tuhan. Kita berkewajiban mempertahankan keberagaman ini”, sambungnya.
Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol. (Purn) Paulus Waterpauw mengungkapkan apresiasi kepada masyarakat Manokwari yang menunjukkan rasa semangat dan persatuan.
“Saya berterimakasih kepada seluruh masyarakat yang bersumbangsih dalam pawai budaya ini, yang menciptakan rasa semangat dan persatuan”, tuturnya.
Dirinya juga menyampaikan bahwa Kabupaten Manokwari memiliki program strategis pembangunan dimana slaah satunya yaitu pembangunan ruang terbuka Borasi yang nantinya dapat menjadi tempat berkumpulnya masyarakat Manokwari.
“Saya berharap besok lapangan Borasi ini nantinya dapat di bangun lebih indah seperti dalam lima program strategis Pemda Manokwari yang di dukung oleh Pemprov dan Pemerintah Pusat dan semoga dapat terealisasi dengan baik”, kata Waterpauw.
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga yang turut hadir menyampaikan kebanggaan melihat keberagaman dan persatuan dari pawai budaya yang terlaksana.
“Kami sambut baik kegiatan ini dan harus di pertahankan. Ini merupakan salah satu kebanggaan kita sendiri dimana kita dapat menyaksikan pawai budaya untuk memupuk kebudayaan kita, memupuk keberagaman kita di Manokwari”, harapnya
“Mari terus kita jaga keamanan dan keberagaman kita di Papua Barat. Mari kita mengambil nilai yang bermanfaat dengan masuknya Injil di tanah Papua yang membawa perubahan budaya, kultur dan sikap semua masyarakat di tanah Papua”, ajak Kapolda. (ACM_2)






















