MANOKWARI – Melakukan audiens bersama para pedagang di Pasar Sanggeng di Ruang Sasana Karya, Bupati Manokwari Hermus Indou menegaskan agar pedagang mengosong pasar sanggeng, awal Maret mendatang.
“Tanggal 26 Februari pasar sementara akan diresmikan dan mulai bulan Maret, siap tidak siap pedagang harus keluar”, tegas Bupati, Rabu (15/2/2023).
Pertemuan ini bertujuan untuk mempersiapkan pasar Sanggeng yang akan mulai di bongkar sehingga para pedagang yang ada di dalam dapat mengosongkan tempat dan pindah ke pasar sementara yang sudah di sediakan Pemda Manokwari.
Pemda Manokwari berkomitmen untuk terus melaksanakan program pembangunan yang diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus ingin memperbaiki infrastruktur kota dan perekonomian secara bertahap dan berkelanjutan
Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan pencanangan program pembangunan pasar Sanggeng diharapkan kerjasama dengan seluruh pihak terutama pedagang.
“Untuk pembangunan kita sudah mencanangkan program strategis salah satunya pembangunan pasar Sanggeng. Kita bangun pasar untuk melayani masyarakat. Kita berbicara mengenai pasar Sanggeng dimana kesuksesan pembangunan didukung oleh masyarakat dan stakeholder lain”, ucapnya.

“Pasar Sanggeng akan di bangun jika Pemda dengan masyarakat memiliki persepsi yang sama tanpa merugikan pihak yang ikut dalam kerjasama itu”, imbuhnya.
Beberapa hal yang harus diperhatikan ucap Bupati Manokwari yaitu kesediaan pedagang dan ganti untung yang akan diberikan kepada pedagang yang terdampak.
“Hal yang perlu diperhatikan yaitu kesediaan pedagang sebelum bulan Maret agar dapat meninggalkan pasar untuk dilakukan pembongkaran dan memulai pembangunan”, jelas Bupati.
“Hal kedua kepastian dan kemampuan Pemda untuk membayar ganti rugi sesuai penilaian tim untuk menilai. Kita akan keluarkan regulasi untuk tahapan pembayaran untuk pedagang”, tambahnya.
Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Manokwari Yan Ayomi menyampaikan bahwa hasil rapat sebelum disepakati bahwa peresmian pasar sementara akan dilaksanakan pada tanggal 26 Februari mendatang dimana pembangunannya sudah mencapai 83%.
“Hasil rapat sudah di sampaikan kepada pengurus pasar bahwa sesuai rapat, bahwa tanggal 26 Februari persemian penggunaan pasar sementara di sebelah pasar, sudah rampung 83 persen, mampu menampung 70 kios dan 500 pedagang hamparan”, tuturnya
Dirinya menambahkan pula untuk pembagian tempat di pasar sementara akan memprioritaskan pedagang yang aktif berjualan. Untuk titik lain akan di siapkan tempat dagang sementara di jalan percetakan yang dapat menampung sekitar 150 kios.
“Kami akan inventarisir pedagang yang aktif berjualan untuk di prioritaskan bersama dengan pedagang yang ada di dekat terminal untuk memanfaatkan ruang dagang yang sementara dibuat”,tukas Yan. (ACM_2)






















