MANOKWARI – Operasi Keselamatan Mansinam tahun 2023 yang dimulai 7 Februari lalu telah berakhir, Satlantas Polresta Manokwari telah menggelar 123 tilang dan 392 teguran. Terjadi penurunan pelanggaran pada operasi Keselamatan Mansinam di tahun ini dibandingkan tahun lalu. Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas Polresta Manokwari Iptu Subhan Ohoimas kepada awak media, Rabu (22/2/2023).
” Pelanggar yang dinilai berpotensi terhadap kejadian kecelakaan kami beri tilang, sedangkan teguran dan edukasi juga diberikan kepada pelanggar lainnya dengan harapan tidak terulang” ujarnya.
Selama Operasi Keselamatan Mansinam, terjadi empat kejadian kecelakaan, dimana tidak didapati korban meninggal dunia, namun korban mengalami luka ringan dan luka sedang dengan total kerugian kurang lebih Rp. 10 juta.
Dirinya juga menuturkan bahwa ada penurunan pelanggaran dari operasi di tahun 2022 dengan tahun 2023.

“Terjadi penurunan dibandingkan tahun lalu, kami harap operasi keselamatan menjelang hari-hari besar keagaaman, cipta kondisi dapat memberikan keamanan yang maksimal menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri”, tutur Ohoimas.
Dijelaskan lagi, pelanggaran dan tindakan tilang yang dilakukan personil di lapangan kebanyakan kepada pengendara yang tidak menggunakan helm, dan pengendara di bawah usia.
“ Untuk penilangan didominasi roda dua dengan pelanggaran helm, penggunaaan knalpot racing, dan TNKB. Teguran juga diberikan kepada pengendara ojek agar dapat menjadi corong edukasi bagi penumpang harus tetap menggunakan helm. Satlantas juga memberi sosiasliasai kepada pejasa ojek untuk melaksanakan hal tersebut”, jelas Kasat Lantas. (ACM_2)






















