MANOKWARI – Dalam kurun waktu 24 jam pasca kejadian laka lantas yang melibatkan dua kendaraan roda dua dan menimbulkan satu korban meninggal di TKP pada Senin (27/2/2023) malam di Jalan Trikora Sowi IV, langsung mendapat respon cepat dari Jasa Raharja Manokwari dengan memberikan santunan.
Kepala Perwakilan Jasa Raharja Manokwari, Arvian Yudhawan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (1/3/2023) mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan santunan kematian kepada ahli waris korban atas nama Agus Indou, yang meninggal dunia dalam kecelakaan naas tersebut.
” Kami sudah memberikan santunan kematian yang diterima langsung oleh ahli waris dalam hal ini orang tua korban ” ujar Arvian.

Kepala Kantor Perwakilan Jasa Raharja Manokwari, Arvian Yudhawan
Lanjut, Arvian mengatakan pemberian santunan kematian dari Jasa Raharja sebesar Rp 50 juta rupiah kepada ahli waris diserahkan keesokan harinya, mengingat kejadian laka lantas terjadi pada malam hari.
” Karena laka lantas terjadi malam hari dan ada pemalangan sehingga besok paginya barulah kami mendatangi rumah korban untuk menyerahkan santunan” terangnya.
Dijelaskan Arvian, penyerahan santunan Jasa Raharja harus dilakukan dalam kurun waktu 1×24 jam, guna menghindari adanya praktek pungli di lapangan. Selain itu penyerahan santunan kematian juga diberikan langsung ke rekening ahli waris mengingat nilai santunan yang tidak sedikit.
” Penyerahan santunan tidak dalam bentuk cash melainkan ke rekening ahli waris, kalau ahli waris tidak punya rekening, maka kami juga membantu pembukaan rekeningnya,” jelasnya.
Disinggung mengenai syarat mendapat santunan kematian dari Jasa Raharja, Arvian menyebut jika salah satu syaratnya adalah melampirkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) milik korban laka lantas.

Petugas Pelayanan Jasa Raharja Manokwari, Yudi Putra Permadi bersama Kepala Kantor Perwakilan mendatangi rumah korban untuk memberikan santunan kepada Ahli Waris, Selasa(28/2/2023). (Foto : Dok. Jasa Raharja Manokwari)
” Kemarin kami cek STNK motor korban yang meninggal ini, masih aman tetapi ada tunggakan pajak 2 tahun. Walau begitu kami tetap berikan santunanya dan mengarahkan ahli waris untuk membayar tunggakan pajak di Samsat” imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan telah terjadi laka lantas di Jalan Trikora Sowi IV, Senin (27/2/2023) malam sekitar pukul 22.05 WIT yang melibatkan dua sepeda motor dan menyebabkan satu korban meninggal dunia. Akibat kejadian tersebut, keluarga yang tidak terima sempat melakukan aksi pemalangan jalan hingga Selasa (28/2/2023) pagi.(ACM)






















