MANOKWARI – Setelah melakukan mediasi panjang, akhirnya palang jalan di kompleks Bandara Rendani dibuka. Palang yang berhasil dibuka pada pukul 10.27 wit, Jumat (23/6/2023) dilakukan setelah jenazah korban kecelakaan berinisial MY (perempuan) tiba di rumah duka, tak jauh dari TKP.
‘MY’ yang tengah mengandung itu dinyatakan meninggal dunia bersama janinnya setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit pasca kecelakaan.

Kapolresta Manokwari Kombes Pol. Rivadin Benny Simangunsong kepada wartawan menjelaskan, jika kejadian laka lantas yang terjadi Kamis (22/6/2023) malam itu, telah di mediasi agar tidak melakukan pemalangan jalan karena pelaku telah diamankan kepolisian. Pelaku tabrakan diduga merupakan karyawan proyek yang tengah mengerjakan perluasan runway bandara Rendani.
Saat kejadian tabrakan tersebut pelaku sedang dalam pengaruh alkohol/miras, sehingga menabrak pondok mama-mama dan 1 unit sepeda motor. Akibatnya 9 orang menjadi korban dimana 1 diantaranya meninggal dunia (ibu hamil) dan 7 orang orang lainnya mengalami luka-luka.

” Pelaku sudah kami amankan tadi malam dan pihak korban sudah setuju untuk tidak palang, tetapi mungkin karena dipicu keluarga lainnya akhirnya mereka lakukan palang jalan,” ungkap Kapolresta.
Tadi mediasi dilakukan agar aktivitas jalan tidak terganggu dan disetujui setelah jenazah tiba di rumah duka. Kapolresta memastikan hukum tetap berjalan bagi pelaku, sedangkan yang menjadi tuntutan pihal korban akan diselesaikan secara adat.
” Tadi nego dengan pihak perusahaan yang diduga menjadi tempat kerja karyawan itu sudah kita hubungi dan dari pemkab diwakili Asisten 1 ada upaya penyelesaian secara adat,” terangnya.
” Dari tim kita juga akan mendalami lebih lanjut terkait status pelaku dan proses hukum tetap berjalan,”sambung Kapolresta.

Sementara itu, akibat kejadian tersebut terjadi Delay pada beberapa maskapai penerbangan di Bandara Rendani. Kapolresta mengatakan hal itu tidak semata-mata karena pemalangan jalan, tetapi adanya cuaca buruk sehingga penerbangan tujuan Sorong-Manokwari juga mengalami delay.

Antrian penumpang di Bandara Rendani pasca pembukaan palang jalan.
” Kalau bandara lumpuh total,tidak benar. Tetapi memang ada delay juga pesawat yang dari Sorong ke Manokwari,” ujarnya.
Kapolresta Manokwari mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang simpang siur sehingga menimbulkan gangguan keamanan yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain. (ACM_2)






















