MANOKWARI – Ajang Pemilihan Putri Citra Indonesia ke-37 tahun 2023 bakal digelar di Manokwari selama 3 hari mulai tanggal 12-14 Oktober mendatang. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara Pemilihan Putri Citra Indonesia 2023, Febelina Indou dalam jumpa pers bersama awak media, Senin (9/10/2023).
Febelina menuturkan ajang pemilihan Putri Citra Indonesia 2023 akan diikuti sebanyak 22 finalis dari 23 Provinsi di Indonesia. Ajang ini juga akan dihadiri langsung Ketua Umum Argadia Citra Indonesia, Ketua DPD Argadia Provinsi se Indonesia dan Juara Putri Citra Tahun 2022 yang berasal dari Kalimantan Tengah.

Febelina Indou, Ketua Panitia Pemilihan Putri Citra Indonesia ke-37
” Untuk persiapan dari panitia ajang pemilihan putri citra indonesia sudah 85 persen dan tinggal menunggu kedatangan para finalis, juri dan tamu undangan di Manomwari,” tutur Febelina.
Febelina menjelaskan kegiatan pemilihan putri citra indonesia tahun 2023 akan dimulai, Kamis (12/10) dengan penjemputan peserta baik para finalis maupun tamu undangan nasional, kemudian dilanjutkan dengan rakernas yayasan argadia. Selanjutnya, Jumat (13/10) akan mengunjungi SLB Panca Kasih Amban, lalu mengunjungi lokasi wisata Pantai Pasir Putih dan Rumah Adat Tongkonan yang berdampingan dengan Rumah Kaki Seribu dan malam harinya dilanjutkan malam apresiasi seni finalis Putri Citra Indonesia 2023.
Selanjutnya di hari terakhir,Sabtu (14/10) merupakan malam Grand Final Putri Citra Indonesia 2023.
” Karena waktu yang padat, sehingga kunjungan wisata hanya 2 tempat. Tetapi nanti akan ditampilkan video seluruh wisata di Papua Barat saat malam apresiasi seni,” tambahnya.
Febelina yang juga Ketua Dekranasda Kabupaten Manokwari ini berharap seluruh masyarakat dapat mendukung kegiatanagar berjalan lancar dan aman.

Ketua DPD Yayasan Argadia Citra Indonesia Papua Barat, Toto Iswanto
Sementara itu, Ketua DPD Yayasan Argadia Citra Indonesia Papua Barat, Toto Iswanto menjelaskan pemilihan putri citra indonesia lebih dititik beratkan pada seni dan budaya sehingga pada saat malam apresiasi seni atau uji bakat, para finalis akan merepresentasikan tarian daerah dari daerahnya masing-masing. Sedangkan pada malam grand final, para finalis akan memperkenalkan/menceritak tentang objek wisata dari daerah yang diwakili.
” Ciri khas dalam pemilihan putri Indonesia ini nanti malam grandfinalnya, para finalis akan memakai kemben dan kain yang dililit dan sanggul ala jawa dan tanpa menggunakan alas kaki,” rincinya.
” Sejauh ini, persiapan finalis dari Papua Barat yang bernama Aulia Ayu Triningtyas Imbiri terus dilakukan. Setiap hari di gembleng dan harapnya dapat memberikan yang terbaik nantinya,” sambung Toto.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Manokwari, Imanuel Pangaribuan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Manokwari yang juga Sekertaris Panitia, Imanuel Pangaribuan sangat menyambut baik event nasional yang akan dilaksanakan di Manokwari, karena akan membawa banyak dampak positif dari segi peningkatan promosi wisata, kunjungan pariwisata dan juga peningkatan ekonomi masyarakat di Manokwari.
” Tentunya menjadi salah satu promosi wisata Manokwari dengan adanya kunjungan 22 finalis dari Provinsi lain ke lokasi wisata Pantai Pasir Putih dan juga Tongkonan dan Rumah Kaki Seribu di Soribo,” jelasnya.
Ketiganya berharap seluruh masyarakat dapat mendukung kegiatan berskala nasional yang akan berlangsung selama 3 hari di Manokwari dan bisa menyaksikannya secara langsung karena terbuka untuk umum. (ACM)






















