MANOKWARI – Dalam Focus Group Discussion (FGD) Publikasi Kabupaten Manokwari Dalam Angka dan Pembinaan Statistik Sektoral yang digelar BPS Manokwari, Kamis (15/2/2024).
Sekda Manokwari, Henri Sembiring, menyampaikan pentingnya Publikasi Manokwari dalam Angka sebagai dokumen yang menjadi landasan perencanaan daerah.
DIkatakan, dokumen ini tidak hanya mencakup informasi mengenai kondisi pembangunan daerah, tetapi juga capaian terkini yang menjadi panduan untuk pengambilan keputusan di tingkat pemerintah daerah. Publikasi Manokwari dalam Angka memuat data sekunder yang bersumber dari berbagai dinas atau instansi, oleh karena itu, peran aktif seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi krusial.
Dalam konteks ini, kerjasama antara instansi terkait sangat diperlukan untuk menyediakan data yang akurat dan berkualitas. Data tersebut nantinya akan dikompilasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sehingga dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.
Seiring dengan upaya meningkatkan kualitas statistik di tingkat daerah, BPS Manokwari mengimplementasikan peraturan BPS No 3 tahun 2022 tentang Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS). Melalui evaluasi ini, diharapkan dapat mengukur kemajuan penyelenggaraan statistik sektoral pada instansi pusat dan pemerintah daerah. Tujuan lainnya adalah meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral dan, pada akhirnya, meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang statistik.
Fokus evaluasi tidak hanya pada capaian kemajuan, tetapi juga pada peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral agar data yang dihasilkan dapat diandalkan dan relevan. Lebih dari itu, evaluasi ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang statistik, menciptakan sistem yang tepat waktu, koheren, dan dapat diinterpretasikan dengan baik oleh masyarakat.
Dalam konteks ini, Forum Group Discussion (FGD) yang dilakukan dalam rangka publikasi Kabupaten Manokwari dalam Angka 2024 menjadi strategi BPS Manokwari untuk mendapatkan check and balance.
” FGD menjadi mekanisme yang efektif untuk memastikan bahwa data yang disajikan dalam publikasi tersebut memenuhi standar kualitas, menjadi data statistik yang berkualitas tinggi, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan, ” Ujar Sekda Manokwari. (ACM)






















