Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 1 Apr 2026 19:14 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat


 Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat Perbesar

MANOKWARI – Gubernur Dominggus Mandacan menegaskan tidak akan mengintervensi bahkan secara terbuka menyatakan dirinya tidak ada menitipkan calon tertentu pada pemilihan ketua umum KONI Papua Barat.

Pernyataan terbuka dan tegas tersebut disampaikan Gubernur Dominggus Mandacan kepada para wartawan saat ditanya mengenai para bakal calon yang akan berlaga pada pemilihan ketua umum komite olah raga nasional indonesia atau KONI Provinsi Papua Barat. Gubernur Mandacan mengatakan pemprov akan membantu penyediaan anggaran sehingga musyawarah luar biasa pemilihan ketua umum KONI Papua Barat dapat dilaksanakan.

Gubernur mengatakan setiap orang yang telah memenuhi persyaratan yang ditentukan, dapat saja maju pada bursa pemilihan ketum KONI Papua Barat. Gubernur berharap dengan musyawarah luar biasa, akan menghasilkan ketua umum dan pengurus KONI Papua Barat yang mampu mengangkat dan meningkatkan kualitas dan prestasi para atlet Papua Barat di ajang nasional dan internasional.

‘’ Silahkan saja, nanti kita lihat dari waktu dan juga Pemprov akan bantu anggaran untuk Muslub bisa terlaksa dan harapannya ketua dan pengurus terpilih nanti bisa memajukan olahraga dan meningatkan prestasi atlet Papua Barat ’’ujar Dominggus, Senin (30/3/2026).

Saat di tanya wartawan apakah akan menitipkan calonnya pada pemilihan ketua umum Koni Papua Barat yang direncanakan akan di gelar dalam waktu dekat, Gubernur Dominggus Mandacan secara tegas mengatakan tidak, karena menurutnya selain menambah beban pekerjaan juga karena dirinya akan mengakhiri tugas sebagai Gubernur Papua Barat di periode kedua pada tahun 2030 mendatang.

Selaku mantan ketua umum KONI Papua Barat, Gubernur Mandacan mempersilahkan siapapun yang merasa telah memenuhi persyaratan untuk maju bertarung secara baik dan adil pada bursa pemilihan ketua umum KONI Papua Barat.

‘’ Tidak ada titipan-titipan, silahkan maju saja , siapa yang memenuhi persyaratan ya sudah silahkan saja karena tugas saya juga akan berakhir di 2030’’ tegasnya

Diketahui dari berita yang telah beredar di berbagai media, ada beberapa bakal calon yang telah menyatakan diri akan maju pada bursa pemilihan ketua umum koni papua barat, mereka berasal dari berbagai latar belakang antara lain djoni saiba yang adalah kepala dinas pemuda dan olah raga provinsi papua barat saat ini, profesor roberth hammar yang saat ini adalahrektor univeritas caritas, doktor filep wamafma anggota dpd ri saat ini, aloysius siep anggota dpr papua barat saat ini yang juga adalah ketua dpd partai perindo papua barat, yosias saroy mantan bupati pegunungan arfak dua periode yang saat ini adalah ketua dpd partai nasdem papua barat dan markus waran mantan bupati kabupaten manokwari selatan dua periode yang saat ini memangku jabatan sebagai ketua dpd partai pdip provinsi papua barat. (Amstrong Lucas )

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Gubernur Dominggus Mandacan Soroti Absensi Dan LHKPN Pejabat Pemprov PB

31 Maret 2026 - 10:08 WIT

Trending di PAPUA BARAT