MANOKWARI, acemo.co.id – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Barat, Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berwisata, khususnya ke lokasi-lokasi alam yang memiliki tingkat risiko tinggi seperti sungai, laut, maupun kawasan wisata ekstrem di Papua Barat.
Imbauan tersebut disampaikan saat kegiatan Coffee Morning bersama insan pers di salah satu cafe di Manokwari, Selasa (28/7/2026).
Dalam keterangannya, Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo meminta masyarakat untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan wisata. Selain itu, masyarakat juga diminta mengenali kondisi medan dan potensi bahaya di lokasi tujuan agar dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Yang pertama, perhatikan kondisi cuaca. Yang kedua, pahami keadaan sekitar, apakah lokasi yang akan dikunjungi memiliki potensi bahaya atau tidak. Papua Barat memiliki banyak destinasi wisata yang indah, seperti sungai dan laut, namun masyarakat harus tetap berhati-hati dan waspada demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kewaspadaan merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan selama berwisata. Polda Papua Barat mengajak seluruh masyarakat menikmati keindahan alam Papua Barat dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
Selain menyampaikan imbauan terkait keselamatan wisata, Kabid Humas juga menanggapi perhatian masyarakat terhadap penanganan kasus yang saat ini menjadi sorotan publik, termasuk peristiwa yang terjadi di air terjun Memti Kabupaten Pegaf.
Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo meminta masyarakat untuk tetap mempercayakan proses penanganan perkara kepada Polri. Menurutnya, kepolisian berkomitmen bekerja secara profesional, transparan, dan memberikan informasi yang benar kepada publik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap percaya kepada Polri. Kami akan menyampaikan informasi yang benar, transparan, dan sejelas-jelasnya. Sebagai aparat penegak hukum, kami memiliki tugas untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar dan tetap menunggu perkembangan resmi yang disampaikan oleh pihak kepolisian mengenai proses penanganan kasus tersebut. (Mega Irianti)






















