Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

MANOKWARI · 27 Jul 2026 21:20 WIT

Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian


 Kapolres Pegunungan Arfak (Pegaf), Kompol Bernadus Okoka. Perbesar

Kapolres Pegunungan Arfak (Pegaf), Kompol Bernadus Okoka.

MANOKWARI, acemo.co.id – Kapolres Pegunungan Arfak (Pegaf), AKBP Bernadus Okoka, mengungkapkan bahwa penemuan jenazah Yanto merupakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan yang dilakukan tim Satreskrim bersama masyarakat di lokasi korban dilaporkan terjatuh.

Saat memberikan keterangan kepada awak media di halaman Mapolresta Manokwari, Senin (27/7/2026) malam, AKBP Bernadus menjelaskan bahwa petunjuk awal diperoleh setelah tim penyidik mencium bau menyengat dari arah celah batu yang menyerupai goa saat melakukan olah TKP pada Minggu malam.

“Kasat Reskrim melaporkan adanya bau menyengat dari arah celah batu atau goa. Setelah itu kami berkoordinasi dengan masyarakat untuk kembali melakukan penyisiran di lokasi,” ujar Bernadus.

Dalam proses pencarian, salah seorang warga menggunakan kelawai atau sumpit untuk menusuk ke dalam celah batu. Saat ditarik kembali, ditemukan potongan pakaian disertai aroma menyengat yang semakin menguatkan dugaan bahwa korban berada di lokasi tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, korban diketahui berada dalam celah batu sekitar 10 hingga 15 meter dari titik awal korban diduga terjatuh, tepatnya di trap atau undakan batu ketiga.

Pagi harinya, polisi bersama warga kembali naik ke lokasi dan memastikan posisi korban yang terjepit di sela-sela batu menyerupai goa. Dengan peralatan yang terbatas, proses evakuasi dilakukan menggunakan tali serta kain yang tersedia di lokasi.

“Puji Tuhan, meskipun dengan keterbatasan sarana, korban berhasil dievakuasi dari celah batu. Jenazah masih dalam kondisi utuh meski telah berada di dalam air selama hampir 10 hari,” jelas Kapolres.

Menurut Bernadus, pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka. Namun, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab luka tersebut karena diperlukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Ada luka-luka pada tubuh korban, tetapi hanya dokter yang dapat menjelaskan penyebabnya. Karena itu kami meminta dilakukan otopsi agar penyebab kematian dapat diketahui secara ilmiah,” katanya.

Kapolres menambahkan, awalnya otopsi direncanakan dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara. Namun atas permintaan keluarga, jenazah akhirnya dibawa ke RSUD Manokwari untuk menjalani pemeriksaan.

“Kami menghormati permintaan keluarga dan langsung merujuk jenazah ke RSUD Manokwari untuk dilakukan otopsi,” ujarnya.

Bernadus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang terlibat dalam pencarian korban, khususnya warga di sekitar lokasi kejadian yang terus membantu sejak awal proses pencarian hingga evakuasi berhasil dilakukan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas doa, dukungan, dan kerja sama selama proses pencarian. Berkat kebersamaan semua pihak, korban akhirnya dapat ditemukan dan dievakuasi,” tutupnya. (Mega Irianti)

Artikel ini telah dibaca 216 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kodim 1801/Manokwari Bangun RTLH Tipe 45 untuk Pendeta Rumerius Muabuay Sambut HUT ke-81 TN

11 September 2026 - 06:38 WIT

Kapolresta Manokwari Tegaskan Penyampaian Pendapat Harus Sesuai Aturan, Warga Diminta Tak Terprovokasi

10 September 2026 - 20:51 WIT

Cegah Karhutla, Koramil 1801-02/Warmare Sosialisasikan Bahaya Pembakaran Lahan kepada Warga Bedip Matoa

27 Agustus 2026 - 17:35 WIT

Polresta Manokwari Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Perkuat Integritas dan Pelayanan Humanis Personel

27 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Cegah Api Meluas, Babinsa Kodim 1801/Manokwari Bersama Warga Padamkan Kebakaran di Anggresi

26 Agustus 2026 - 14:04 WIT

Babinsa Kodim 1801/Manokwari Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gunung Kapur Maripi 

25 Agustus 2026 - 18:45 WIT

Trending di MANOKWARI