Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

MANOKWARI · 19 Agu 2026 22:20 WIT

Wabup Mugiyono Tekankan Kepala Kampung Harus Jadi Pelayan dan Teladan Masyarakat


 Wabup Mugiyono Tekankan Kepala Kampung Harus Jadi Pelayan dan Teladan Masyarakat Perbesar

MANOKWARI, acemo.co.id – Wakil Bupati Manokwari H. Mugiyono menegaskan bahwa kepala kampung harus memahami hakikat kepemimpinan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, bukan sebagai sarana untuk mendapatkan pelayanan.

Hal itu disampaikan Mugiyono saat memberikan pembekalan kepada para kepala kampung di Hotel Swiss Bell di Manokwari, Selasa (19/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti para kepala kampung dan perangkat pemerintahan kampung sebagai bagian dari persiapan pelantikan kepala kampung.

Dalam arahannya, Mugiyono mengatakan kepala kampung memiliki tanggung jawab besar dalam membangun kehidupan masyarakat di tingkat kampung. Karena itu, seorang kepala kampung tidak cukup hanya memiliki kemampuan administratif, tetapi juga harus mampu menjadi pemimpin yang memberikan teladan bagi masyarakat.

“Pemimpin sejatinya adalah pelayan. Harus melayani, bukan dilayani. Itu yang penting untuk dipahami,” tegas Mugiyono.

Menurutnya, kepala kampung harus menjadi teladan dalam integritas, sikap, dan tindakan. Kepala kampung juga dituntut mampu memperlakukan seluruh masyarakat secara adil dan tidak diskriminatif serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun keluarga.

Mugiyono juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam penyelenggaraan pemerintahan kampung, khususnya dalam pengelolaan anggaran dan program pembangunan.

Ia meminta kepala kampung tidak menutup-nutupi informasi mengenai anggaran maupun kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat.

“Sekarang faktor keterbukaan sangat penting. Tidak ada yang bisa disembunyikan. Kalau kampung mendapat anggaran sekian, sampaikan secara terbuka dan kelola secara transparan,” ujarnya.

Selain integritas dan transparansi, Mugiyono meminta kepala kampung memiliki sikap responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, kehadiran dan respons cepat seorang pemimpin dapat membantu menyelesaikan sebagian persoalan tanpa harus selalu menunggu bantuan dari pihak lain.

“Kalau ada persoalan, kita harus respons. Tidak harus selalu menunggu pihak dari luar. Dengan kehadiran kita, dengan komunikasi dan petunjuk yang baik, sebagian masalah bisa diselesaikan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun kampung. Kepala kampung, kata Mugiyono, tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan perangkat kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok perempuan, pemuda, maupun dunia usaha.

“Tidak mungkin kita membangun sendirian. Kepala kampung harus membangun kerja sama dengan pemerintah, lembaga kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, perempuan, pemuda, bahkan dunia usaha,” jelasnya.

Mugiyono menilai kolaborasi dengan dunia usaha juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kampung. Ia mencontohkan sejumlah kampung yang telah berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat melalui aktivitas ekonomi di wilayahnya sendiri.

Karena itu, ia mendorong kepala kampung untuk melihat potensi ekonomi lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Mugiyono kembali mengingatkan bahwa jabatan kepala kampung merupakan amanah untuk melayani dan mengayomi masyarakat. Kepala kampung harus mampu menciptakan suasana yang aman, damai, rukun, dan kondusif.

“Kehadiran kepala kampung harus membawa perubahan. Yang sebelumnya bermasalah bisa diselesaikan, yang sebelumnya tidak rukun bisa menjadi rukun. Memang tidak mudah, tetapi kita harus terus berusaha,” pungkasnya. (Mega)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Golkar Manokwari Teguhkan Soliditas dan Transformasi melalui MUSDA XI

19 Agustus 2026 - 22:32 WIT

Bupati Hermus : Jabatan Kepala Kampung Adalah Amanat untuk Melayani Masyarakat

19 Agustus 2026 - 22:28 WIT

Bupati Manokwari Bekali Kepala Kampung, Tekankan Penguatan Pemerintahan dan Kemandirian Masyarakat

19 Agustus 2026 - 22:24 WIT

Sambut Kepulangan 83 Jemaah Haji Manokwari, Wabup Mugiyono Pesan Harus Jadi Teladan Bagi Masyarakat

18 Agustus 2026 - 15:32 WIT

Paskibraka Manokwari Sukses Tuntaskan Penurunan Bendera, Upacara Aubade Berlangsung Hikmat

17 Agustus 2026 - 21:18 WIT

Pejuang Trikora Minta Pemerintah Perhatikan Jasa Pejuang dan Pesan Agar Generasi Muda Teruskan Perjuangan

17 Agustus 2026 - 21:08 WIT

Trending di MANOKWARI