Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

MANOKWARI · 19 Agu 2026 22:28 WIT

Bupati Hermus : Jabatan Kepala Kampung Adalah Amanat untuk Melayani Masyarakat


 Bupati Hermus : Jabatan Kepala Kampung Adalah Amanat untuk Melayani Masyarakat Perbesar

MANOKWARI, acemo.co.id – Bupati Manokwari Hermus Indou menegaskan bahwa jabatan kepala kampung bukanlah sekadar kehormatan, melainkan amanat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk melayani masyarakat.

Hal itu disampaikan Hermus saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Kepala Kampung Antarwaktu serta Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Kampung Kabupaten Manokwari, yang berlangsung di Swiss-Belhotel Manokwari, Rabu (19/8/2026).

Atas nama Pemerintah Kabupaten Manokwari dan secara pribadi bersama Wakil Bupati Manokwari, Hermus menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para kepala kampung antarwaktu yang baru dilantik dan diambil sumpah/janjinya, serta seluruh kepala kampung yang dikukuhkan untuk melanjutkan masa jabatan.

Menurut Hermus, pelantikan dan pengukuhan tersebut tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan administratif maupun seremonial pemerintahan. Di balik sumpah dan janji yang telah diucapkan, terdapat amanat rakyat, tanggung jawab pemerintahan, hukum, moral, serta pertanggungjawaban kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Jabatan kepala kampung bukan kehormatan untuk dilayani, tetapi amanat untuk melayani rakyat di kampung masing-masing,” tegasnya.

Hermus mengatakan, kampung merupakan fondasi utama penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Manokwari. Karena itu, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh keberhasilan pembangunan di 164 kampung yang tersebar di wilayah tersebut.

Ia menegaskan, pembangunan Manokwari harus dimulai dari kampung. Kemajuan kampung yang ditandai dengan masyarakat yang sehat, anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik, pertumbuhan ekonomi, lingkungan yang bersih, pemerintahan yang tertib, serta kehidupan masyarakat yang aman dan damai akan menjadi fondasi bagi kemajuan Kabupaten Manokwari secara keseluruhan.

“Kampung tidak boleh hanya dipandang sebagai objek pembangunan atau daerah di belakang. Kampung harus menjadi subjek, pusat pertumbuhan dan kekuatan utama pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurut Hermus, berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Manokwari berada di kampung, mulai dari manusia, adat dan kebudayaan, tanah, hutan, laut, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan hingga pariwisata. Apabila dikelola secara baik dan berkelanjutan, seluruh potensi tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semua potensi yang kita punya dan banggakan di Manokwari hari ini dimiliki oleh kampung. Kita boleh ada di kota, tetapi kota tidak punya pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan pariwisata. Yang punya adalah kampung,” katanya.

Pesan untuk Kepala Kampung Antarwaktu

Khusus kepada kepala kampung antarwaktu, Hermus meminta agar kepemimpinan yang baru tidak diawali dengan konflik atau tindakan yang dapat mengganggu pemerintahan dan kehidupan masyarakat di kampung.

Ia meminta para kepala kampung antarwaktu mempelajari berbagai program yang telah berjalan, melanjutkan program yang baik, memperbaiki program yang masih memiliki kekurangan, serta menyelesaikan program yang belum tuntas.

“Jangan membongkar semua yang telah dilakukan hanya karena saudara adalah pimpinan yang baru. Pelajari program yang sudah berjalan, lanjutkan yang baik, perbaiki yang belum baik, selaraskan atau selesaikan program yang belum selesai, dan bangun komunikasi dengan seluruh masyarakat,” pesannya.

Hermus juga menekankan pentingnya kepala kampung menjadi jembatan yang mampu mempersatukan masyarakat, terutama apabila sebelumnya terdapat perbedaan pilihan atau kepentingan dalam proses pergantian kepemimpinan.

Ia menegaskan, setelah kepala kampung dilantik, tidak boleh lagi ada kelompok yang merasa menang maupun kalah.

“Setelah dilantik, tidak ada lagi kelompok yang menang dan kelompok yang kalah. Kita semua adalah pemenang. Semua adalah masyarakat saudara dan semuanya harus dilayani secara adil,” tegasnya.

Perpanjangan Jabatan Harus Diikuti Peningkatan Kinerja

Sementara itu, kepada para kepala kampung yang memperoleh perpanjangan masa jabatan, Hermus mengingatkan bahwa tambahan masa jabatan bukanlah kesempatan untuk sekadar mempertahankan kekuasaan.

Menurutnya, perpanjangan masa jabatan harus dimanfaatkan untuk bekerja lebih baik, memperbaiki berbagai kekurangan, serta menyelesaikan tanggung jawab kepada masyarakat.

“Perpanjangan masa jabatan bukan sekadar tambahan waktu untuk berada dalam jabatan. Perpanjangan masa jabatan adalah tambahan waktu untuk bekerja, memperbaiki kekurangan dan menyelesaikan tanggung jawab kepada masyarakat,” ujarnya.

Hermus meminta seluruh kepala kampung melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan masing-masing agar sisa masa jabatan dapat digunakan secara maksimal untuk menghadirkan pembangunan dan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Ia berharap para kepala kampung mampu meninggalkan warisan pembangunan yang positif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah masing-masing.

“Jangan memaknai tambahan masa jabatan sebagai tambahan kesempatan menikmati kekuasaan. Maknailah sebagai tambahan kesempatan untuk meninggalkan warisan pembangunan yang lebih baik bagi kampung dan masyarakat,” pungkasnya. (Mega)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Golkar Manokwari Teguhkan Soliditas dan Transformasi melalui MUSDA XI

19 Agustus 2026 - 22:32 WIT

Bupati Manokwari Bekali Kepala Kampung, Tekankan Penguatan Pemerintahan dan Kemandirian Masyarakat

19 Agustus 2026 - 22:24 WIT

Wabup Mugiyono Tekankan Kepala Kampung Harus Jadi Pelayan dan Teladan Masyarakat

19 Agustus 2026 - 22:20 WIT

Sambut Kepulangan 83 Jemaah Haji Manokwari, Wabup Mugiyono Pesan Harus Jadi Teladan Bagi Masyarakat

18 Agustus 2026 - 15:32 WIT

Paskibraka Manokwari Sukses Tuntaskan Penurunan Bendera, Upacara Aubade Berlangsung Hikmat

17 Agustus 2026 - 21:18 WIT

Pejuang Trikora Minta Pemerintah Perhatikan Jasa Pejuang dan Pesan Agar Generasi Muda Teruskan Perjuangan

17 Agustus 2026 - 21:08 WIT

Trending di MANOKWARI