Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

MANOKWARI · 10 Okt 2021 11:43 WIT

Ini Permintaan Pengungsi Kebakaran Borobudur, Saat Kunjungan Ketua KAHMI Papua Barat


 Ini Permintaan Pengungsi Kebakaran Borobudur, Saat Kunjungan Ketua KAHMI Papua Barat Perbesar

MANOKWARI – Ketua Dewan Penasehat Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Papua Barat, Mohammad Lakotani, Sabtu (9/10/2021) mengunjungi pengungsi di beberapa titik pengungsian. Dalam kunjungan tersebut, Mohammad Lakotani yang juga Wakil Gubernur Papua Barat tersebut mendapat sejumlah masukan serta permintaan dari pengungsi. Dihadapan Lakotani, mereka meminta ayunan bayi hingga modal usaha.

“Pak kami perlu ayunan bayi. Di sini banyak bayi tapi ayunannya sedikit. Kalau bisa ditambah,” ujar seorang pengungsi saat Mohammad Lakotani berdialog dengan warga.

“Pak, kalau bisa kami juga diberi modal usaha. Satu orang Rp250 atau Rp400 ribu. Biar kami bisa berjualan ikan keliling lagi,” sambung pengungsi lain yang sebagian besar adalah perempuan.

Ada juga pengungsi yang meminta bantuan kayu untuk dipakai sebagai pengalas di dalam tenda pengungsian.

“Kalau hujan, kami punya tempat tidur basah karena hanya pakai alas terpal. Kalau bisa kami dibelikan kayu dan tripleks,” usul warga lainnya.

“Baik. Kami akan catat permintaan bapak ibu semua. Nanti kami diskusikan lagi. Tapi kalau nanti kami kasih bantuan, benar-benar dipakai untuk modal usaha ya,” ujar Lakotani kepada warga yang disambut ucapan syukur dari pengungsi.

Sesuai pantauan, Ketua Dewan Penasehat MW KAHMI PB tersebut sudah mengirimkan satu meter kubik kayu balok ke lokasi pengungsian di daerah Anggrem, Manokwari. Dalam kunjungan ke beberapa titik pengungsian, atas nama KAHMI, juga diserahkan bantuan karpet. Harapannya bantuan tersebut bisa dipakai pengungsi untuk shalat berjamaah.

Selain ke lokasi pengungsian, rombongan juga melihat secara langsung pembangunan hunian sementara yang dilakukan secara mandiri oleh puluhan korban kebakaran di belakang SMK Kehutanan Sanggeng. Jika selesai, hunian sementara yang dibangun di atas tanah milik Ishak Mansim tersebut bisa menampung lebih dari 100 jiwa pengungsi. Sejauh ini, proses pembangunan yang difasilitasi dan dibantu hasil galang dana para kader dan alumni HMI masih berlangsung. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kisah Dua Sosok Guru Lintas Iman, Lintas Suku : Merawat Persatuan di SMTKN Pelita Sambab

2 Mei 2026 - 14:07 WIT

Lepas Pawai Hardiknas, Gubernur Dominggus Ajak Insan Pendidikan Tingkatkan Kreativitas

29 April 2026 - 19:04 WIT

Terpesona Keindahan Pulau Mansinam, Kapal Pesiar MH Minerva Kembali Berkunjung

24 April 2026 - 20:11 WIT

Kapal Pesiar MH Minerva-Swan Hellenic Kunjungi Pulau Mansinam

20 April 2026 - 13:45 WIT

Bantuan Pangan Untuk 54.763 PBP Disalurkan Bulan April

27 Maret 2026 - 21:21 WIT

Bulog Manokwari Pastikan Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun 2026

27 Maret 2026 - 20:23 WIT

Trending di MANOKWARI