Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

MANOKWARI SELATAN · 17 Des 2021 00:03 WIT

Keluarga Ka.Kampung Dibera, Terima Santunan Rp.300 juta dari Pemda Mansel


 Keluarga Ka.Kampung Dibera, Terima Santunan Rp.300 juta dari Pemda Mansel Perbesar

Manokwari Selatan – Menyikapi kericuhan yang terjadi akibat dugaan Kepala Kampung Dibera Distrik Isim meninggal karena vaksin, yang kemudian memicu amuk massa disertai pengerusakan fasilitas Kantor Bupati Mansel, Puskesmas Ransiki dan beberapa fasilitas lainnya.

Bupati Manokwari Selatan Markus Waran kepada awak media mengatakan terkait pengerusakan yang terjadi, pihaknya menyerahkan kepada Kepolisian untuk di proses hukum.

“ Kalau sudah seperti begini pasti ada pihak ketiga yang masuk sehingga mereka bisa merusak kantor ini, kalau dari pihak keluarga tidak karena mereka sampaikan baik. Kalau meninggal ditempat vaksin boleh, tapi ini kan tidak dan sudah pulang ke rumah terus sempat di rawat di puskesmas lalu meninggal. Jadi kita akan pastikan dulu penyebabnya, belum tentu karena vaksin” terang Waran.

Markus Waran, Bupati Manokwari Selatan

Lanjutnya,untuk mengetahui penyebab pasti kematian Kepala Kampung Dibera, pihaknya akan memfasilitasi untuk otopsi dan melihat kembali data vaksinasi yang ada.

“ Kalau ada dokter bedah, kita akan lakukan otopsi untuk pastikan penyebabnya vaksin atau bukan. Terus kota cek juga data vaksin 2 hari lalu, apakah yang bersangkutan memang vaksin dan pemeriksaan kesehatannya bagaimana, kita akan cek semua “ imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Wempi Rengkung yang dikonfirmasi mengatakan Pemda Mansel telah menjawab tuntutan keluarga dengan memberikan santunan sebesar Rp.300 juta kepada keluarga almarhum Kepala Kampung Dibera Distrik Isim dan warga di distrik Neney.

Wempi Rengkung, Wakil Bupati

“ Kita sudah bertemu dgn keluarga almarhum dan Bapak Bupati menyetujui untuk membantu memberikan santunan kepada keluarga agar bisa memakamkan almarhum dan membayar biaya pemakaman” tukasnya.

Keduanya berharap masyarakat dapat memahami pelaksanaan vaksinasi adalah perintah dari Presiden dan secara berjenjang dilaksanakan hingga ke daerah agar dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan menjaga kesehatan warganya. Untuk itu, pelaksanaan vaksinasi akan terus disosialisasikan dan dilaksanakan agar cakupan vaksinasi Kabupaten Mansel bisa mendekati target 70 persen. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Malas Ngantor, Sekda Mansel Minta TPP Pegawai Ditahan

16 Mei 2025 - 11:24 WIT

Operasi Pencarian Iptu Tomi Marbun Resmi Ditutup Oleh Polda Papua Barat

3 Mei 2025 - 13:11 WIT

Menhan Kunjungi Rindam XVIII/Kasuari Di Momiwaren

3 Mei 2025 - 12:53 WIT

Tebar Kebaikan Ramadhan, Kakanwil Kemenag PB Salurkan Sembako di Momiwaren

25 Maret 2025 - 16:20 WIT

Kanwil Kemenag PB dan Pemkab Mansel Siap Bersinergi Dalam Program Keagamaan

25 Maret 2025 - 16:09 WIT

Pelaku UMKM di Mansel Dukung Program Ekonomi Kreatif Pemerintah

28 Desember 2024 - 15:59 WIT

Trending di MANOKWARI SELATAN