Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

MANOKWARI · 9 Mei 2022 18:13 WIT

Bupati Hermus : Masyarakat Toraja Perkaya Peradaban di Manokwari


 Bupati Hermus :  Masyarakat Toraja Perkaya Peradaban di Manokwari Perbesar

MANOKWARI – Melantik Pengurus Ikatan Kerukunan Toraja di Kabupaten Manokwari sekaligus meresmikan Tongkonan dan Rumah Kaki Seribu di Kampung Soribo, Bupati Manokwari Hermus Indou menyampaikan bahwa masyarakat Toraja semakin memperkaya peradaban dan budaya di Tanah Papua khususnya Manokwari. 

Dirinya menyampaikan masyarakat Toraja melanjutkan pembangunan peradaban di Tanah Papua.

“Dari Sabang sampai Merauke, untuk melanjutkan pembangunan peradaban di tanah Papua, Masyarakat Toraja di panggil ke tanah Papua untuk mendapatkan berkat dan diberikan oleh Tuhan di tanah Papua. Karena itu maka tidak secara kebetulan masyarakat Toraja ada di tanah Papua.”,ujarnya saat menyampaikan sambutan, Senin(9/5/2022).

Dengan keberadaan masyarakat Toraja yang bersatu dalam wadah organisasi Ikatan Keluarga Toraja (IKT) mewujudkan rancangan dan kesuksesan dalam pembangunan di Manokwari.

“Keberadaan masyarakat Toraja di Kabupaten Manokwari berdampak kepada 2 hal, yaitu rancangan dan kesuksesan pembangunan di Manokwari. Untuk itu masyarakat Toraja mempersatukan diri dalam sebuah wadah organisasi yaitu Ikatan Keluarga Toraja”, tambahnya.

Apresiasi juga diberikan olehnya atas upaya dalam melestarikan adat dan budaya Toraja juga menunjukan kebersamaan masyarakat Toraja di tanah Papua.

“Sebagai upaya untuk menghormati eksistensi dan keberadaan masyarakat Toraja di tanah Papua dan Manokwari, masyarakat Toraja membangun Tongkonan bersama-sama dengan Rumah Kaki Seribu yang berarti dimana bumi di pijak di situ langit di junjung”,ucapnya.

Setiap suku dan budaya Papua baik Nusantara yang sama-sama hidup di tanah Papua harus mampu menjaga dan melestarikan budayanya yang merupakan harga diri suku.

“Bangsa dan Negara kita adalah bangsa yang besar dilihat dari kepemilikan kebudayaan, keanekaragaman suku budaya sebagai anugerah dan ciptaan Tuhan yang terbesar yang telah diberikan dan harus dilestarikan untuk membangun harga diri, martabat dan jati diri Bangsa ini, terkhusus membangun martabat suku masing-masing”, tandasnya. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 358 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kisah Dua Sosok Guru Lintas Iman, Lintas Suku : Merawat Persatuan di SMTKN Pelita Sambab

2 Mei 2026 - 14:07 WIT

Lepas Pawai Hardiknas, Gubernur Dominggus Ajak Insan Pendidikan Tingkatkan Kreativitas

29 April 2026 - 19:04 WIT

Terpesona Keindahan Pulau Mansinam, Kapal Pesiar MH Minerva Kembali Berkunjung

24 April 2026 - 20:11 WIT

Kapal Pesiar MH Minerva-Swan Hellenic Kunjungi Pulau Mansinam

20 April 2026 - 13:45 WIT

Bantuan Pangan Untuk 54.763 PBP Disalurkan Bulan April

27 Maret 2026 - 21:21 WIT

Bulog Manokwari Pastikan Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun 2026

27 Maret 2026 - 20:23 WIT

Trending di MANOKWARI