MANOKWARI – Balai Pom Manokwari mengelar Komunikasi,Informatika dan Edukasi (KIE) tentang obat dan makanan serta Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka peningkatan kualitas pelayan publik, Senin (30/5/2022).
Kepala Balai Pom Manokwari Musthofa Anwari, S.Si., Apt dalam sambutannya mengatakan dengan adanya standar publik memberikan keterbukaan akses informasi kepada masyarakat,sehingga dalam pelayanan baik persyaratan, prosedur atau biaya jangka waktu dapat diukur dan diketahui masyarakat yang mengalami kebingungan,serta menuntut pengawasan masyarakat dalam penyelenggaraannya.

Dari pengawasan obat dan makanan di kota Manokwari sebagai unit pelaksanaan teknis BPOM di provinsi Papua barat di harapkan dapat memberikan komunikasi,edukasi dan informasi dengan tujuan membentuk konsumen yang cerdas dan berdaya saing.
Dengan meningkatnya tim KIE dapat meningkatnya kesadaran dan pelaksanaan peran pemerintah daerah swasta dan perguruan tinggi,tingkat provinsi ataupun tingkat Kabupaten serta masyarakat ,kapasitas sumber daya manusia,pendampingan pelaku usaha termasuk usaha mikro,kecil menengah dan lain-lain.
Peningkatan kualitas layanan publik,peningkatan aktifitas obat dan makanan melalui penguatan kordinasi peningkatan aktifas penegakan hukum serta ektifitas kelembagaan dan aktifitas kerja.

” Melalui kegiatan KIE ini, Saya berharap kita dapat secara aktif bersama-sama meningkatan pengetahuan tentang obat dan makanan, menyamakan persepsi dan kerja sama mendukung pelayanan balai pom di Manokwari agar masyarakat provinsi Papua barat, terbebas dari pangan yang beresiko terhadap kesehatan ” tutupnya. (ACM_3)






















