MANOKWARI – Memperingati Hari Pangan Sedunia dan menyambut HUT ke-125 Kabupaten Manokwari, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari bersama Bulog dan distributor bapok serta sayuran mayur menggelar gerakan pangan murah,Rabu (18/10/2023).
Kegiatan yang digelar di halaman ex Kantor Bupati ini langsung diserbu masyarakat, menginghat hanya dilaksanakan sehari.
Bupati Manokwari Hermus Indou dalam sambutannya mengatakan angka kemisikinan di Manokwari tercatat berada pada angka19 persen dan salah satu indikator adalah masyarakat belum mendapat akses makanan yang baik. Rasio pangan antara produksi dan jumlah penduduk masih belum sebanding, sehingga kedaulatan pangan belum tercipta.

Untuk itu dibutuhkan inovasi guna meningkatkan produksi pangan di Manokwari sehingga dapat memperbaiki konsumsi dan memenuhi ketahanan pangan dan mengurangi kemiskinan, salah satunya gerakan pangan murah.
” Gerakan pangan murah diharapkan bisa dilaksanakan tidak hanya hari ini dan di satu tempat tetapi bisa di beberapa tempat dan ke depan bisa juga menjual dibawah harga pasar, apabila mendapat bantuan dari badan pangan nasional atau gerakan pasar murah dari bulog untuk meringankan konsumsi rumah tangga warga manokwari” harap Bupati.

Sebelumnya Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari, Kukuh Saptoyudo mengatakan tujuan pelaksanaan gerakan pangan murah dilaksanakan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di tingkat daerah dalam hal ini distributor dan memberikan kemudahan masyarakat untuk mendapat bapok di pasaran.
Hal ini sejalan dengan program Badan Pangan Nasional sehingga mendapat dukungan dana sebesar Rp15.000.000,-.
” Gerakan pangan murah ini melibatkan distributor bapok, kelompok tani dari sidey, manokwari timur, dasawisma, polbangtan, bulog, toko bandang dan sundari group,”
Kukuh menambahkan Badan Pangan Nasional juga menyediakan bantuan paket bapok berupa sarden, jagung, kacang hijau, garam, miyak goreng,kornet sapi bagi 460 KK yang tersebar di 4 distrik di Manokwari.

” Gerakan pangan murah ini dilaksanakan tiga kali yaitu 26 Juli lalu, hari ini dan jelang natal nanti,”imbuhnya.
Pantauan media ini, harga bapok dan sayur mayur yang jual dibawah harga pasar seperti bawang merah/putih dijual Rp 30.000 -Rp 40.000/kg, rica kecil Rp. 60.000/kg, rica besar Rp. 40.000/kg, tomat Rp 15.000-Rp 20.000/kg, beras bulog SPHP Rp 58.000/5kg, minyak goreng Rp 14.000-Rp 20.000/liter,dll. (ACM)






















