Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

MANOKWARI · 9 Des 2024 19:14 WIT

Dinkes Manokwari Antisipasi Penyebaran Gondongan: Edukasi Masyarakat Penting


 Dinkes Manokwari Antisipasi Penyebaran Gondongan: Edukasi Masyarakat Penting Perbesar

MANOKWARI – Dalam upaya mencegah penyebaran penyakit gondongan atau yang dikenal sebagai “penyakit bengkak babi,” Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Rahimi, menyampaikan pentingnya edukasi dan tindakan pencegahan di masyarakat.

Dikatakan, Penyakit gondongan ini sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 14 hari. Namun, selama masa tersebut penderita dapat mengalami demam tinggi, kesulitan menelan, dan berisiko mengalami kekurangan gizi.

Rahimi menambahkan, penularan penyakit ini terjadi melalui droplet atau percikan air liur, serta makanan yang terkontaminasi virus. Oleh karena itu, penggunaan masker dan pengawasan terhadap jajanan, khususnya untuk anak-anak, sangat dianjurkan.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada zaman dahulu, penyakit ini sering diobati menggunakan Blau yang dicampur air dan dioleskan pada area bengkak sebagai kompres.

“Kini, pendekatan modern lebih menganjurkan penggunaan air dingin atau air es untuk meredakan nyeri dan pembengkakan,” kata Rahimi.

Lebih lanjut dikatakan, pada prinsipnya, penanganan penyakit ini bertujuan untuk meringankan gejala, seperti memberikan obat penurun panas, mengompres area bengkak, dan memastikan penderita tetap mengonsumsi makanan bergizi.

“Penyakit gondongan, seperti halnya penyakit cacar air, biasanya hanya menyerang sekali seumur hidup karena tubuh akan membentuk antibodi setelah terinfeksi,” ujar Rahimi.

Dinkes Manokwari terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kebersihan, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala gondongan. Karena pencegahan lebih baik daripada pengobatan, terutama pada penyakit yang penularannya cukup mudah seperti penyakit gondongan.(ACM)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Bupati Hermus Indou Kukuhkan Paskibraka Manokwari 2026, Tekankan Disiplin dan Jiwa Patriotisme

15 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Ribuan Warga Manokwari Ramaikan RUN 10K Demokrat, Semarak HUT ke-25 dan Kemerdekaan RI

15 Agustus 2026 - 17:30 WIT

Bupati Hermus Apresiasi Demokrat Run 10K, Dorong Budaya Hidup Sehat dan Kekompakan Masyarakat Manokwari

15 Agustus 2026 - 11:53 WIT

Bulog Salurkan 674 Ton Beras Untuk 22.480 Warga Manokwari

14 Agustus 2026 - 22:38 WIT

173 Koperasi Desa Merah Putih di Manokwari, 33 Gerai Rampung Dibangun

13 Agustus 2026 - 20:09 WIT

Fraksi Golkar DPRK Manokwari Soroti Kemandirian Fiskal dan Kualitas Belanja APBD 2025

13 Agustus 2026 - 20:06 WIT

Trending di MANOKWARI