MANOKWARI – Disnakertrans bekerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Sorong menggelar pelatihan berbasis kompetensi Tailor Made Training tahun 2023, kejuruan otomotif program pelatihan mekanik motor tempel di Kelurahan Manokwari Barat Distrik Manokwari Barat, Rabu (12/7/2023).
Dalam sambutan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Manokwari, Yusak Dowansiba yang dibacakan Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Ema Rumsayor menyampaikan bahwa tuntutan kualitas tenaga kerja makin meningkat, tuntutan mutu menjadi sorotan dalam dunia usaha. Sehingga dibutuhkan tenaga kerja yang siap pakai. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan mampu memenuhi tuntutan tersebut meski secara kualitas dan kuantitas.
“Kami mengharapkan agar peserta pelatihan sebagai pencari kerja ataupun sebagai pekerja Informal harus memiliki skill sehingga dapat bersaing di dunia kerja”, ujarnya.

Pelatihan ini dimaksudkan untuk membekali keterampilan dan pengetahuan para pencari kerja di Manokwari, sehingga dapat meningkatkan kualitas SDM, meningkatkan produktivitas dan menekan angka pengangguran guna meningkatkan kesejahteraan pencari kerja.
“Tujuan pelaksanaan pelatihan Non Institusional Tailor Made, khusus program pelatihan motor tempel ini, agar dapat menjawab kebutuhan nelayan di sepanjang pesisir Manokwari, yang masih tergolong sedikit mekanik khusus motor tempel”, jelasnya.
Pelatihan mekanik motor tempel diadakan selama 160 jam, dimulai dari tanggal 12 juli sampai 4 Agustus 2023, yang diikuti oleh16 orang peserta.
Pimpinan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Sorong, Rahman Arsyad yang turut membuka pelatihan menyampaikan tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan ketrampilan masyarakat dalam bidang motor tempel agar lebih berkompeten dimana masyarakat Manokwari juga banyak yang menggunakan perahu bermotor tempel.
“Harapannya pelatihan yang akan terselanggerara 20 hari ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang juga merupakan daerah pesisir banyak menggunakan perahu bermotor tempel, karena itu keterampilan mempernbaiki dan memelihara juga merawat motor tempel sangat dibuthkan”, harapnya.
“Pelatihan ini akan terus berlanjut dengan kerjasama dan kolaborasi yang di bangun dengan Disnakertrans Manokwari sehingga masyarakat yang mendapat pelatihan betul-betul dapat dirasakan, serta membawa kesejahtraan”, tutup Ramhad Arsyad. (ACM_2)






















