MANOKWARI – Distrik Sidey keluar sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kabupaten Manokwari ke IX tahun 2022 yang terselenggara selama 2 hari di Masjid Ridwanul Bahri Fasharkan.

Mengangkat tema Aktualisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam membangun peradaban Indonesia yang rukun dan damai, MTQ IX ditutup oleh Asisten II Setda Kabupaten Manokwari Harjanto Ombesapu, Minggu (20/3/2022).
Dalam sambutannya ia mengatakan, berjalannya kegiatan tersebut merupakan kerja keras dari semua pihak terutama panitia. Dirinya juga berpesan agar peserta yang meraih juara maupun yang belum berhasil, terus berlatih untuk ajang lainnya.
” Kami mengingatkan kepada peserta agar terus mengasah kemampuan dan terus berlatih, sedangkan yang belum berhasil lakukan langkah peningkatan kemampuan dan mempersiapkan diri mengikuti kontes lainya” ujar Harjanto.
Ditambahkannya, Makna Al-Qur’an yang telah dibangun pada kegiatan MTQ sebagai pegangan hidup dan pandangan hidup, hendaknya terpatri dalam jiwa untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
” Pesan saya agar kegiatan ini tidak di ukur dari suksesnya penyelenggaraan atau banyaknya prestasi yang di dapat, tapi dari MTQ ini dapat meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengalaman nilai-nilai Alquran” imbuhnya.
Sementara, Sekertaris LPTQ Kabupaten Manokwari Rustam Efendi menyampaikan MTQ yang diikuti 9 kafilah dari 9 Distrik se-Manokwari, terselenggara dengan lancar, dimana hasilnya Distrik Sidey menjadi Juara Umum.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada panitia penyelenggara yang sudah melaksanakan MTQ ini dengan sangat baik. Saya yakin para dewan hakim sudah melakukan tugasnya dengan tetap mengedepankan nilai-nilai dan profesionalisme” ucap Rustam.
Pelaksanaan MTQ ke IX ini memiliki makna yang sangat penting, karena dengan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran spiritual tentang arti penting ajaran dan nilai-nilai Alquran yang harus dijadikan sebagai motivasi dasar dalam membangun umat Islam di Manokwari.
“Hendaknya MTQ ini tidak hanya di pandang sebagai kompetisi namun merupakan momentum syariat Islam untuk lebih memasyarakatkan budaya membaca, menulis serta meningkatkan pemahaman akan Alquran kepada masyarakat”pungkasnya. (ACM_2)






















