Menu ✖

Mode Gelap
Penganiayaan Wisatawan Belanda Viral di Medsos, Polisi Buru Pelaku Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat

MANOKWARI · 15 Des 2021 21:03 WIT

Dokter Dapat Kekerasan, Tenaga Medis Palang Ruang UGD RSUD Manokwari


 Dokter Dapat Kekerasan, Tenaga Medis Palang Ruang UGD RSUD Manokwari Perbesar

MANOKWARI – Akibat salah seorang Dokter jaga pada UGD RSUD Manokwari mendapat kekerasan dari salah satu keluarga pasien, tenaga medis melakukan pemalangan ruang UGD dan tidak melakukan pelayanan, Rabu ( 15/12/2021).

Di temui usai memantau pemalangan UGD RSUD Manokwari, Wakil Bupati, Edi Budoyo mengatakan bahwa UGD RSUD Manokwari di palang oleh tenaga medis karena dokter mendapat kekerasan dari keluarga pasien yang kurang puas dengan pelayanan rumah sakit. Namun dikatakan bahwa UGD merupakan fasilitas kesehatan publik, sehingga harus tetap dibuka.

“ Intinya ruang UGD buat pelayanan  masyarakat, sehingga pihak rumah sakit sudah meminta bantuan kepihak kepolisian untuk membantu dalam pengamanan, dan UGD segera dibuka” tutur Edi Budoyo.

Sementara itu, Direktur BLUD RSUD Manokwari, dr.Alwan Rimosan menjelaskan awalnya ada pasien yang datang dengan keadaan kritis di bawa ke UGD, beberapa jam kemudian meningga dunia, sehingga keluarga merasa marah dan melampiaskan kepada  dokter jaga di UGD.

“Keluarga pasien melampiaskan kemarahannya dengan melempar botol mineral ke dokter jaga, dan  dokter juga mengalami syok” jelasnya.

Lanjut, dr. Alwan, dengan kejadian tersebut pihak rumah sakit sudah meminta pengamanan dari Polres Manokwari dan Brimob Polda Papua Barat untuk melalukan penjagaan di RSUD Manokwari.

“Saya sudah menyurat ke Polres Manokwari, untuk membantu keamanan namun disarankan untuk menyurat ke Dansat Brimob Polda Papua Barat, demi menciptakan rasa aman kepada petugas medis”imbuhnya.

Dokter Alwan menegaskan bahwa fasilitas umum seperti UGD harus dibuka untuk melayani masyarakat. “Rumah sakit  bukan untuk dipalang, tapi untuk melayani masyarakat umum, apapun kendala intern yang dialami” tegasnya.

Pantauan media ini, hingga pukul 16.00 wit, UGD RSUD Manokwari masih dipalang. Para tenaga medis, menunggu pihak keamanan berjaga agar mereka merasa aman dan nyaman melaksanakan pelayanan kesehatan. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 122 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Aparat Diminta Tegas Tindak Peredaran Minuman Beralkohol Tanpa Izin di Manokwari dan Warpramasi

29 Oktober 2026 - 15:10 WIT

Deputi DPN Kunjungi Manokwari, Bahas Perkembangan Pertambangan dan Ketahanan Nasional

29 Oktober 2026 - 11:07 WIT

Sosialisasi Perda RTRW, Hermus Indou Tekankan Pembangunan Manokwari Harus Terarah dan Berkelanjutan

27 Oktober 2026 - 09:59 WIT

Tim URC Satreskrim Polresta Manokwari Ringkus Pelaku Penganiayaan Berat di Jalan Angkasa Mulyono

26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Penganiayaan Wisatawan Belanda Viral di Medsos, Polisi Buru Pelaku

25 Oktober 2026 - 15:17 WIT

HUT KE-75 HUMAS POLRI, POLRESTA MANOKWARI GELAR DONOR DARAH DAN BAKTI SOSIAL

20 Oktober 2026 - 11:15 WIT

Trending di MANOKWARI