MANOKWARI, acemo.co.id – Anggota Komite I DPD RI, Lamek Dowansiba, mendorong penguatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kopi di Kabupaten Manokwari agar mampu berkembang menjadi sektor ekonomi yang berdaya saing dan memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah.
Hal tersebut disampaikan Lamek saat diwawancarai awak media usai menghadiri pembukaan Festival Kopi Manokwari 2026 di Manokwari City Mall, Jumat (07/08/2026).
Menurutnya, kopi telah menjadi salah satu identitas dan potensi unggulan Papua Barat yang perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan.
Ia mengungkapkan bahwa selama ini pihaknya telah memberikan bantuan modal kepada puluhan pelaku UMKM di Papua Barat sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha masyarakat. Namun, bantuan tersebut diberikan melalui proses seleksi yang ketat agar tepat sasaran.
“Kami tidak memberikan bantuan secara instan. Pelaku usaha harus memiliki rekam jejak yang baik dan telah menjalankan usahanya dalam waktu yang cukup lama. Kami umumnya memprioritaskan usaha yang telah berjalan minimal lima tahun karena dinilai sudah mampu bertahan dan memiliki prospek berkembang,” ujar Lamek.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan bukan semata-mata dinilai dari besarnya nominal, melainkan sebagai stimulus untuk mendorong pelaku usaha meningkatkan kapasitas usahanya.
“Kami akan terus memantau perkembangan usaha yang telah menerima bantuan. Harapannya, dukungan ini menjadi motivasi agar usaha mereka semakin maju dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” katanya.
Selain bantuan modal, Lamek mengatakan pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Bank Papua dalam mendorong akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program tersebut dinilai menjadi peluang yang baik bagi UMKM karena memperoleh dukungan subsidi dari pemerintah.
“Kami berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan fasilitas KUR untuk memperkuat permodalan usahanya. Dari komunikasi kami dengan Bank Papua, mereka siap menerima dan melayani pengajuan pembiayaan dari para pelaku usaha yang memenuhi persyaratan,” jelasnya.
Lamek berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat sehingga sektor kopi di Manokwari dapat berkembang lebih pesat, meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM, serta menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Manokwari maupun Provinsi Papua Barat. (Mega Irianti)






















