MANOKWARI – Sejak Rabu (23/3/2022) sore Kabupaten Manokwari diguncang gempa bumi tektonik, hampir 5 kali guncangan yang dirasakan. Terbaru dirasakan Kamis (24/3/2022) pagi sekitar pukul 08:54:46 WIT, analisis BMKG menunjukan gempa bumi memiliki kekuatan Magnitudo = 4.8 SR. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0.73 LS dan 133.60 BT, atau tepatnya berlokasi di darat 53 km Barat Laut Manokwari – Papua Barat pada kedalaman 15 km.
Informasi yang diterima dari BMKG Manokwari, gempa bumi di Manokwari dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa bumi berkedalaman dangkal diakibatkan oleh aktivitas Sesar Naik Manokwari.
Guncangan gempabumi dirasakan di daerah Manokwari dengan intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
Gempa ini merupakan gempa bumi susulan M 5,1 jam 19:10:39 WIT tanggal 23 Maret 2022 yang berpusat di Kabupaten Pegaf. Hingga pukul 09:35 WIT, hasil monitoring BMKG menunjukan adanya 8 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
BMKG Manokwari menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi. (ACM_2)






















