MANOKWARI – Tingkat kehadiran para pegawai dan laporan harta kekayaan penyelenggara negara atau LHKPN menjadi dua sorotan utama Gubernur Dominggus Mandacan saat memimpin apel gabungan ASN dan tenaga honorer Pemprov Papua Barat, Senin (30/3/2026) usai menjalani libur panjang dan cuti bersama perayaan hari raya keagamaan umat islam idul fitri dan umat hindu nyepi.
Gubernur Mandacan mengatakan libur panjang telah usai sehingga sudah menjadi kewajiban seluruh pegawai negeri dan honorer untuk kembali bekerja. Gubernur Mandacan meminta agar absen wajib di terapkan di seluruh OPD karena absen merupakan bukti rajin tidaknya seorang ASN bekerja. Jika rajin akan menerima hak secara penuh, namun jika ada pegawai yang tidak rajin maka berdampak pada penerimaan hak yang akan disesuaikan seperti penahanan gaji.
‘’ Libur Panjang sudah selesai dan mari kita Kembali bekerja. Pimpinan OPD wajib menyetorkan kembali gaji staff-nya yang malas masuk kantor, dikembalikan ke kas daerah bukan disimpan karena menyalahi aturan dan berdampak pada pelanggaran hukum’’ ucapnya.
Selain itu, Gubernur Mandacan juga menyoroti laporan harta kekayaan penyelenggara negara atau lhkpn para pejabat pemprov papua barat. Gubernur meminta seluruh pejabat termasuk dirinya untuk segera menyelesaikan laporan harta kekayaan pribadi kepada KPK RI agar jika suatu saat ada pemeriksaan LHKPN setiap pejabat Pemprov Papua Barat telah ada sehingga dapat dipertanggungjawabkan di hadapan komisi pemberantasan korupsi.
‘’ Mari kita semua pejabat pemprov Papua Barat segera menyelesaikan LHKPN ke KPK RI sehingga saat ada pemeriksaan kita sudah ada laporannya,’’ pinta Gubernur.
Diketahui LHKPN adalah daftar seluruh harta kekayaan yang wajib di laporkan oleh penyelenggara negara kepada komisi pemberantasan korupsi secara rutin setiap tahun atau saat memangku jabatan pertama kali atau mutasi atau menjelang pension. Kewajiban ini tertuang dalam undang-undang nomor 28 tahun 1999 tentang penyelenggara yang bersih dan bebas kkn. Harta kekayaan yang wajib dilaporkan meliputi aset bergerak seperti mobil atau motor, aset tidak bergerak seperti tanah dan bangunan, surat berharga dan kas atau simpanan uang. (Amstrong Lucas )






















