Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

HUKUM & KRIMINAL · 16 Mei 2024 17:10 WIT

Hasil Autopsi Yahya Sayori, Diduga Kuat Korban Dibunuh Dengan Benda Tumpul


 Hasil Autopsi Yahya Sayori, Diduga Kuat Korban Dibunuh Dengan Benda Tumpul Perbesar

MANOKWARI – Polresta Manokwari mengungkap dugaan kematian Yahya Sayori dari hasil autopsi yang sebelumnya dilakukan pada Selasa (14/5/2024) lalu dan kuat dugaan korban dibunuh dengan benda tumpul hingga kehabisan darah.

Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Manokwari Kombes. Pol Rivadin Benny Simangunsong saat press release di Mapolresta Manokwari, Kamis (16/5/2024).

Dirinya menjelaskan bahwa ada ketidak sesuaian keterangan antara dokter umum yang mengotopsi dari luar dengan dokter autopsi dari dalam. Namun dari hasil autopsi dalam yang dilakukan, dugaan besar bahwa korban meninggal karena dibunuh.

“Dari hasil otopsi yang sebelumnya dilakukan, diduga korban meninggal dunia akibat dibunuh. Untuk pelaku kami sudah identifikasi”,ujarnya.

Pihaknya menduga sementara ada 6 orang yeng terlibat langsung pada pembunuhan ini, sehingga dirinya sudah berkoordinasi dengan tokoh adat Arfak untuk dapat mendorong masyarakatnya menyerahkan para pelaku.

“Sesuai komitmen kami dengan kepala suku apabila ada tindak pidana yang dilakukan masyarakatnya untuk dapat menyerahkan pelaku. Kami menduga ada 6 orang yang terlibat, dan kami minta agar menyerahkan diri. Apabila kami yang melakukan penangkapan kami akan melakukan tindakan tegas terukur”, tagas Kapolresta.

Kasat Reskrim Polresta Manokwari, AKP. Raja Putra Napitupulu.

Sementara itu, ditambahkan Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP Raja Putra Napitupulu bahwa hasil autopsi didapati bekas luka di tubuh korban bekas benda tumpul, yang mengakibatkan korban kehabisan darah.

“Hasil autopsi memang ada diduga bahwa korban meninggal karena dibunuh. Dari hasil autopsi ditemukan ada kekerasan benda tumpul ditubuh korban yaitu di bahu kanan, wajah dan lutut dan mengakibatkan korban kehabisan darah”, jelasnya.

Pihaknya menduga ada 6 orang dari sekitar 20 lebih orang yang turut ikut melakukan aktifitas berburu bersama dengan korban sebelum meregang nyawa.

“Kami mengira ada 6 orang yang terlibat melakukan aksi pembunuhan terhadap YS. Keberadaanya juga masih kami cari. Kami sudah periksa 6 orang saksi yang turut ikut berburu dengan korban dan dari pihak keluarga”, pungkas Kasat Reskrim. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 434 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding

12 Agustus 2026 - 21:10 WIT

Hasil Pemeriksaan Dokkes: Jenazah Salma Rina Suabey Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

10 Agustus 2026 - 15:53 WIT

Kecelakaan Maut di Anday: Satu Korban tewas,Satu Luka, Dua Rekan Korban Melarikan Diri

9 Agustus 2026 - 19:59 WIT

Nekat Bobol Dobut Jaya Mart, Remaja 17 Tahun Diciduk Resmob Polda Papua Barat

4 Agustus 2026 - 09:03 WIT

Polda Papua Barat Kembali Amankan 19 Tersangka Tambang Ilegal Wariori

5 Agustus 2025 - 22:43 WIT

Diduga Terlilit Judol, Anggota Brimob Polda PB Nekat Curi Emas

23 Juli 2025 - 08:06 WIT

Trending di HUKUM & KRIMINAL