Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

MANOKWARI · 21 Agu 2026 17:58 WIT

Jalan Anggori–Petrus Kafiar Dibangun, Pemkab Manokwari Dorong Akses Ekonomi dan Pelayanan Publik


 Jalan Anggori–Petrus Kafiar Dibangun, Pemkab Manokwari Dorong Akses Ekonomi dan Pelayanan Publik Perbesar

MANOKWARI, acemo.co.id – Pemerintah Kabupaten Manokwari mulai merealisasikan pembangunan ruas Jalan Anggori–Petrus Kafiar sepanjang 1,68 kilometer. Pembangunan jalan tersebut diharapkan memperkuat konektivitas wilayah sekaligus membuka akses masyarakat terhadap pelayanan pendidikan, kesehatan, pemerintahan, dan aktivitas ekonomi.

Launching pembangunan Jalan Anggori–Petrus Kafiar dilaksanakan di Manokwari, Jumat (21/8/2026), dan dihadiri Wakil Bupati Manokwari H. Mugiyono bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Manokwari serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, H. Mugiyono mengatakan pembangunan infrastruktur jalan merupakan bagian penting dari komitmen Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan ruas jalan tersebut akan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat karena memangkas jarak tempuh yang sebelumnya harus memutar melalui sejumlah jalur lain.

“Pembangunan jalan ini akan membuka akses untuk pendidikan, kesehatan, perdagangan, pelayanan pemerintahan, serta berbagai aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Mugiyono.

Ia menjelaskan, masyarakat yang sebelumnya harus menempuh perjalanan sekitar 4 hingga 6 kilometer, bahkan hingga 10 kilometer untuk mencapai wilayah tertentu, nantinya dapat menggunakan akses langsung melalui ruas Anggori–Petrus Kafiar dengan jarak sekitar 1,68 kilometer.

Mugiyono berharap pembangunan jalan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat mobilitas dan meningkatkan aktivitas ekonomi.

“Dengan pembangunan jalan ini, akses masyarakat menjadi lebih mudah, waktu tempuh lebih efisien, dan aktivitas ekonomi di wilayah ini semakin berkembang,” katanya.

Ia juga mengingatkan pihak pelaksana pembangunan agar mengerjakan proyek sesuai standar dan ketentuan yang telah ditetapkan. Pelaksanaan pekerjaan, kata dia, harus memperhatikan spesifikasi teknis, volume, mutu, serta waktu penyelesaian.

“Jangan hanya mengejar cepatnya pekerjaan, tetapi kualitas harus menjadi prioritas. Pengawasan juga harus dilakukan secara serius,” tegasnya.

Selain itu, Mugiyono meminta pihak pelaksana membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah distrik, kelurahan, serta masyarakat. Hal tersebut dinilai penting agar setiap persoalan yang muncul selama proses pembangunan dapat segera diselesaikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Manokwari, Albertus, menjelaskan pembangunan Jalan Anggori–Petrus Kafiar merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur daerah yang mengacu pada RPJMD Kabupaten Manokwari dan Renstra Dinas PUPR dan Perhubungan.

Menurut Albertus, pelaksanaan pekerjaan juga telah didukung dokumen pelaksanaan anggaran serta surat perjanjian pekerjaan konstruksi antara Dinas PUPR dan Perhubungan Kabupaten Manokwari dengan penyedia jasa, CV Karya Lokom.

“Launching ini dilaksanakan dengan maksud untuk memulai secara resmi pelaksanaan pekerjaan pembangunan Jalan Anggori–Petrus Kafiar sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan proyek tersebut,” jelasnya.

Ia mengatakan, pembangunan ruas jalan tersebut bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan kelancaran transportasi masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta mempermudah akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.

Dengan terbangunnya ruas jalan ini, masyarakat dari wilayah Petrus Kafiar tidak lagi harus memutar melalui jalur Wadema yang mencapai sekitar 6 kilometer atau melalui Aipiri yang dapat mencapai sekitar 10 kilometer untuk menuju Kota Manokwari.

“Kalau jalan ini sudah terbangun, dari bawah bisa langsung menuju ke sini dengan jarak sekitar 1,8 kilometer. Ini akan mempercepat mobilitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian dan perikanan,” ujar Albertus.

Albertus menambahkan, pembangunan jalan tersebut juga diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya kawasan baru dan membuka peluang pengembangan ekonomi di wilayah sekitar Anggori dan Petrus Kafiar.

Untuk tahap awal, pembangunan dilakukan dari kondisi nol karena sebagian besar ruas yang akan dibangun masih berupa kawasan yang belum memiliki akses jalan yang memadai.

Pemerintah Kabupaten Manokwari berharap pembangunan Jalan Anggori–Petrus Kafiar dapat berjalan sesuai rencana, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat dan mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. (Mega)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kapolresta Manokwari Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026, Tekankan Integritas dan Pengabdian kepada Masyarakat

21 Agustus 2026 - 18:04 WIT

Kodim 1801/Manokwari Kerahkan Mobil Damkar Kemhan Padamkan Kebakaran TPA

21 Agustus 2026 - 18:01 WIT

Bupati Hermus Indou: Jalan Anggori–Petrus Kafiar Jadi Wujud Nyata Pembangunan untuk Masyarakat

21 Agustus 2026 - 17:45 WIT

Pemkab Manokwari Dorong Organisasi Perempuan Mandiri, Tak Bergantung pada Hibah Pemerintah

20 Agustus 2026 - 18:25 WIT

Bupati Hermus Indou Letakkan Batu Pertama Pembangunan Puskesmas Wosi.

20 Agustus 2026 - 18:21 WIT

Puskesmas Wosi Diresmikan, Pemkab Manokwari Perkuat Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan

20 Agustus 2026 - 18:17 WIT

Trending di MANOKWARI