MANOKWARI, acemo.co.id – Pemerintah Kabupaten Manokwari meresmikan Puskesmas Wosi, Kamis (20/8/2026), sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Distrik Manokwari Barat, khususnya wilayah Wosi dan sekitarnya.
Peresmian tersebut dihadiri Bupati Manokwari hermus indou, Wakil Bupati Manokwari H. Mugiyono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Alexander Takdare, Ketua Komisi IV DPRK Manokwari, perwakilan Kejaksaan Negeri Manokwari, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Dinas Kesehatan, serta kepala dan tenaga kesehatan Puskesmas Wosi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Manokwari H. Mugiyono mengatakan pembangunan Puskesmas Wosi merupakan bagian penting dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan memadai bagi masyarakat.
Menurutnya, sektor kesehatan dan pendidikan merupakan dua sektor yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat karena keduanya dibutuhkan setiap saat dan tidak mengenal batas waktu.
“Kalau orang sakit, tidak mungkin kita suruh menunggu sampai besok. Karena itu, puskesmas menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di Manokwari,” ujar Mugiyono.
Ia berharap keberadaan gedung Puskesmas Wosi yang baru dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk memberikan pelayanan rawat inap apabila fasilitas tersebut telah memenuhi seluruh kebutuhan pendukungnya.
Mugiyono juga meminta agar jumlah tenaga kesehatan disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan. Jika jumlah tenaga yang tersedia masih kurang, pihak puskesmas diharapkan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar dapat dilakukan penambahan tenaga.
Selain fasilitas dan tenaga kesehatan, ia menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama yang baik antara kepala puskesmas, seluruh staf, serta Dinas Kesehatan.
“Jangan sampai masing-masing berjalan dengan gayanya sendiri. Harus ada komunikasi yang baik antara kepala puskesmas, staf, dan kepala dinas agar pelayanan dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Mugiyono juga mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan dan memanfaatkan fasilitas kesehatan secara bijak. Namun, pemerintah tetap berkewajiban memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Alexander Takdare dalam laporannya mengatakan pembangunan Puskesmas Wosi merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan.
Ia menjelaskan, puskesmas merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Pembangunan Puskesmas Wosi merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam meningkatkan kualitas sarana pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Puskesmas Wosi dan sekitarnya,” kata Alexander.
Menurutnya, pembangunan Puskesmas Wosi telah lama dinantikan masyarakat. Bahkan, pembangunan fasilitas tersebut baru dapat direalisasikan pada 2026 setelah sekitar 26 tahun menjadi harapan masyarakat.
Alexander menyebut pembangunan tersebut dilaksanakan berdasarkan dokumen perencanaan pembangunan Pemerintah Kabupaten Manokwari, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026, dokumen penganggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang kesehatan Tahun Anggaran 2026, serta ketentuan peraturan perundang-undangan terkait pembangunan dan penyelenggaraan fasilitas pelayanan kesehatan.
Pembangunan Puskesmas Wosi bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, meningkatkan kualitas dan kapasitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, menyediakan fasilitas kesehatan yang aman dan representatif, serta mendukung pelaksanaan berbagai program kesehatan masyarakat di Kabupaten Manokwari.
Selain pembangunan gedung puskesmas, Pemerintah Kabupaten Manokwari juga melengkapi fasilitas tersebut dengan satu unit mobil ambulans untuk mendukung pelayanan dan kebutuhan rujukan pasien.
Alexander berharap pembangunan Puskesmas Wosi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan pemerataan pelayanan kesehatan.
“Yang diharapkan ke depan adalah tersedianya sarana pelayanan kesehatan yang lebih memadai dan representatif, meningkatnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, serta pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu, tepat mutu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Dengan diresmikannya Puskesmas Wosi, pemerintah daerah berharap pelayanan kesehatan bagi masyarakat Wosi dan wilayah sekitarnya semakin mudah dijangkau, berkualitas, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan optimal. (Mega)






















