MANOKWARI – Pasca peristiwa penyerangan yang menewaskan 4 prajurit TNI-AD di Posramil Kisor, Maybrat tanggal 2 September lalu, Kepala Suku IMEKKO (Inanwatan, Metemani, Kais, Kokoda) Kabupaten Manokwari, H. Ahmad Wugaje menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak mudah terprovokasi dengan oknum atau kelompok tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.
” mari kita dukung langkah-langkah pemerintah dan juga TNI-Polri dalam penanganan kasus tersebut agar situasi dapat segera pulih dan normal kembali seperti biasa. Jangan ada yang terprovokasi dengan informasi yang tidak benar yang dapat menimbulkan gangguan keamanan di wilayah ini” ujar Ahmad.
Lanjut Ahmad, dengan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, tentunya hal itu juga merupakan salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan ajang Nasional PON XX di tanah Papua, yang rencananya dihelat pada bulan Oktober mendatang.
” Saya harap seluruh masyarakat di wilayah ini turut memberikan doa serta dukungannya dalam mensukseskan PON XX, agar dapat berjalan aman, lancar dan sukses. Salah satunya dengan cara menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing dan juga selalu terapkan protokol kesehatan selama masih pandemi covid-19″ pungkasnya. (ACM)






















