Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

HUKUM & KRIMINAL · 28 Jan 2022 21:15 WIT

Kepemimpinan Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Kodam XVIII Kasuari Berhasil Sita 15 Pucuk Senpi dan 403 Butir Amunisi


 Kepemimpinan Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Kodam XVIII Kasuari Berhasil Sita 15 Pucuk Senpi dan 403 Butir Amunisi Perbesar

MANOKWARI – Sebelum meninggalkan jabatannya sebagai Pangdam XVIII Kasuari dan dilantik sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa memaparkan hasil perolehan senjata api atau senpi dan amunisi, selama dirinya menjabat kurang lebih 1,5 tahun.

Kepada Insan Pers Papua Barat, Pangdam menuturkan bahwa sebanyak 15 pucuk senjata api yang diperoleh terdiri dari 6 pucuk mauser buatan jerman, 1 pucuk M-16 AR 15 buatan Amerika , 1 pucuk Sa Vz 61 Skorpion buatan Cekoslowakia , 1 pucuk laras panjang rakitan, 4 pucuk pistol revolver, 1 pucuk pistol Baikal Makarov buatan Rusia , amunisi 9 mili 5,6  sejumlah 403 butir.

“ Saya bangga dengan prajurit saya, karena ini merupakan prestasi di masa kepemimpinan saya. Semoga mereka akan terus meningkatkan professional dalam tugas yang diemban” ungkap Cantiasa.

Diakui Pangdam, senpi tersebut merupakan hasil operasi di lapangan dan kegiatan tertorial oleh prajuritnya, dan beberapa masyarakat yang telah menyadari bahwa kepemilikan senpi yang tidak memiliki ijin merupakan illegal dan berbahaya.

“ Ini mereka serahkan karena sadar akan bahayanya. Kami juga terus melaporkan kepada Bapak Gubernur dan melakukan pendekatan terkait adanya aturan adat istiadat penyerahan mahar pernikahan, sehingga kedepan bisa digantikan dengan mahar yang lain misalnya seperti piring dan lainnya” terangnya.

Lanjut Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa,diketahui berdasarkan hasil penangkapan, senpi-senpi tersebut berasal dari Ambon dan Filipina. “ Senjata ini ada jalurnya, ada yang dari Ambon dan jalur utaran Filipina turun ke Sanger Manado, tapi sebagian sudah ada yang mengembalikan” bebernya.

Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menghimbau kepada masyarakat yang masih memiliki senjata di rumah, agar dapat menyerahkannya kepada pihak berwajib dalam hal ini TNI/ Polri. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 304 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Polda Papua Barat Kembali Amankan 19 Tersangka Tambang Ilegal Wariori

5 Agustus 2025 - 22:43 WIT

Diduga Terlilit Judol, Anggota Brimob Polda PB Nekat Curi Emas

23 Juli 2025 - 08:06 WIT

Penertiban Penambang Emas Ilegal Terus Berlanjut, Puluhan Tersangka Diamankan dan Jalani Persidangan

23 Juli 2025 - 07:26 WIT

2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari

14 Juli 2025 - 18:52 WIT

Tiga Pelaku Jaringan Curanmor Berhasil Diringkus Ditkrimum Polda Papua Barat

13 Mei 2025 - 11:34 WIT

Polda Papua Barat Berhasil Ungkap 2 Kasus Tindak Pidana Tambang Ilegal

17 Februari 2025 - 13:36 WIT

Trending di HUKUM & KRIMINAL