Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

HUKUM & KRIMINAL · 6 Feb 2023 13:56 WIT

Setelah Tertahan 20 Jam Akhirnya Palang Jalan Di Kampung Mupi Dibuka


 Setelah Tertahan 20 Jam Akhirnya Palang Jalan Di Kampung Mupi Dibuka Perbesar

MANOKWARI – Buntut kekecewaan keluarga “SA” yang menjadi korban laka lantas di Kampung Mupi Distrik Manokwari Selatan pada 14 Januari lalu, karena pihak pelaku “OU” tidak memenuhi janji ganti rugi, menyebabkan keluarga korban melakukan pemalangan pada Minggu (5/2/2023) sore.

Berdasarkan data yang dihimpin, pemalangan jalan Trans Manokwari – Bintuni tepatnya di Kampung Mupi diketahui terjadi sekitar pukul 18.00 WIT. 

Mengetahui pemalangan tersebut, Danramil 1801-01/Kota bersama Kapolsek Kota Manokwari melakukan koordinasi dengan Kepala Kampung Mupi untuk membuka palang, namun karena kondisi malam hari dan turun hujan, sehingga proses mediasi pihak korban dan pelaku dilakukan pada Senin (6/2/2023).

Puluhan kendaraan tertahan akibat pemalangan jalan di Kampung Mupi.

Setelah mediasi yang panjang, akhirnya palang baru dapat dibuka pada pukul 14.00 WIT.

Akibat pemalangan yang berlangsung kurang lebih selama 20 jam itu , menyebabkan kemacetan panjang karena puluhan kendaraan yang hendak menuju ke arah Manokwari- Mansel- Bintuni maupun sebaliknya tidak dapat melewati jalan tersebut dan terpaksa menginap di jalan.

Sebelumnya diketahui “SA” (22 tahun) menjadi korban laka lantas bersama sang anak “JA” (4 tahun) setelah tertabrak mobil taksi PB 7177 ML yang dikemudikan “OU” pada Sabtu (14/1/2023) lalu di kampung Mupi. Akibat kecelakaan itu, “SA” diketahui meninggal di TKP dan “JA” dirujuk ke RSU Jayapura (kritis).

Pelaku “OU” yang merupakan warga Kampung Ukopti Distrik Tanah Rubuh memberikan 2 mobil jaminan sebagai ganti rugi, namun belakangan saat salah 1 unit mobil hendak di jual oleh keluarga korban untuk biaya pengobatan anak korban, pelaku tidak mengijinkan dan hendak mengambil kembali mobil tersebut, sehingga memicu kemarahan keluarga korban dan akhirnya melakukan pemalangan jalan. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 592 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kerukunan Sragen Asri Manokwari Peringati Maulid Nabi, Bupati Hermus Indou Ajak Perkuat Silaturahmi dan Akhlak Mulia

23 Agustus 2026 - 10:17 WIT

Bandara Rendani Jadi Tempat Nongkrong Warga, UPBU Imbau Jaga Ketertiban dan Kebersihan

22 Agustus 2026 - 14:21 WIT

AMDAL Bandara Rendani Masuk Tahap Penyusunan, Pengembangan Butuh 151 Hektare Lahan

22 Agustus 2026 - 14:17 WIT

Asap Pembakaran Ganggu Jarak Pandang Pilot, UPBU Manokwari Imbau Warga Tak Bakar Sampah

22 Agustus 2026 - 14:12 WIT

Kapolresta Manokwari Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026, Tekankan Integritas dan Pengabdian kepada Masyarakat

21 Agustus 2026 - 18:04 WIT

Kodim 1801/Manokwari Kerahkan Mobil Damkar Kemhan Padamkan Kebakaran TPA

21 Agustus 2026 - 18:01 WIT

Trending di MANOKWARI