Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

MANOKWARI · 18 Mar 2022 14:31 WIT

Kolaborasi Pemkab Manokwari dan Pemprov PB Bangun 261 Unit Hunian Korban Kebakaran Borobudur


 Kolaborasi Pemkab Manokwari dan Pemprov PB Bangun 261 Unit Hunian Korban Kebakaran Borobudur Perbesar

MANOKWARI – Peletakan batu pertama guna pembangunan rumah hunian bagi korban kebakaran di Borobudur, dilakukan oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan bersama Bupati Manokwari Hermus Indou, Jumat ( 18/3/2022). Lokasi pembangunan hunian ini berada di Kampung Wamesa Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari berkolaborasi dalam membangun rumah hunian tetap dan fasilitas umum bagi korban bencana kebakaran Borobudur. 

Dalam sambutannya, Bupati Manokwari Hermus Indou menyampaikan bencana kebakaran sudah ketiga kalinya terjadi di kawasan Borobudur kelurahan Padarni. Pemerintah daerah memiliki konsep besar untuk menata kawasan Kabupaten Manokwari, dimana salah satu permasalahan akibat padatnya pemukiman yang tidak bisa di tata baik. 

“Hikmah dari kejadian itu membuat Pemda harus menata kawasan tersebut lebih baik. Kita juga merencanakan untuk menyediakan kawasan yang tetap bagi masyarakat. Saya berharap agar masyarakat mau ditertibkan dan tidak membangun ulang pemukiman di tempat yang sama,” ujarnya.

Ditambahkan Hermus, hunian yang akan dibangun sebanyak 261 unit diatas lahan seluas 6 hektar, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemda untuk pembebasan lahan tanah. Kolaborasi juga diharapkan dari pemerintah provinsi Papua Barat untuk pembangunan hunian bagi masyarakat. Pemda Manokwari juga akan mengatur penataan pemukiman di kawasan Andai.

“Kami juga mengusulkan agar akses jalan yang melewati pantai dapat dibuat untuk mempermudah akses masyarakat,” tambahnya.

Meletakkan batu pertama pembangunan rumah hunian, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan bahwa setiap tahun Pemerintah Provinsi Papua Barat menganggarkan dana yang tak terduga untuk membantu korban bencana. Kebakaran Borobudur ini masuk dalam tanggap darurat, sehingga Pemprov dapat membantu, dari dana tersebut. Dominggus juga berharap agar masyarakat tidak kembali membangun di tempat yang sama.

“Diharapkan kali ini masyarakat tidak kembali lagi ke tempat sebelumnya. Tempat ini sudah strategis untuk masyarakat dikarenakan dekat dengan pantai, dimana masyarakat banyak yang berprofesi sebagai nelayan.”pintanya.

Sebelumnya, kebakaran kembali terjadi di kawasan Borobudur kelurahan Padarni, 30 November 2021. Dari kebakaran tersebut, jumlah penyintas sebanyak 437 Kepala Keluarga (KK) di tambah dengan 50 KK yang ada disekitar pantai Kampung Wamesa, dengan 169 KK yang berprofesi sebagai nelayan, 268 KK yang non-nelayan dengan jumlah jiwa sebanyak 1774. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 352 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kerukunan Sragen Asri Manokwari Peringati Maulid Nabi, Bupati Hermus Indou Ajak Perkuat Silaturahmi dan Akhlak Mulia

23 Agustus 2026 - 10:17 WIT

Bandara Rendani Jadi Tempat Nongkrong Warga, UPBU Imbau Jaga Ketertiban dan Kebersihan

22 Agustus 2026 - 14:21 WIT

AMDAL Bandara Rendani Masuk Tahap Penyusunan, Pengembangan Butuh 151 Hektare Lahan

22 Agustus 2026 - 14:17 WIT

Asap Pembakaran Ganggu Jarak Pandang Pilot, UPBU Manokwari Imbau Warga Tak Bakar Sampah

22 Agustus 2026 - 14:12 WIT

Kapolresta Manokwari Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026, Tekankan Integritas dan Pengabdian kepada Masyarakat

21 Agustus 2026 - 18:04 WIT

Kodim 1801/Manokwari Kerahkan Mobil Damkar Kemhan Padamkan Kebakaran TPA

21 Agustus 2026 - 18:01 WIT

Trending di MANOKWARI