MANOKWARI – Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman menantang Pemprov Papua Barat terkait penyediaan lahan bagi pengembangan beberapa komoditas pertanian seperti percetakan sawah baru, lahan bagi pengembangan komoditas kopi, coklat, pala bahkan di tantang menyediakan lahan bagi pembangunan pabrik etanol di Manokwari. Hal tersebut disampaikan Gubernur Dominggus Mandacan kepada para wartawan di pendopo kantor Gubernur Papua Barat di Arfai Manokwari, Senin (30/3/2026).
Gubernur Mandacan menjelaskan dari hasil pertemuannya dengan Menteri Pertanian di Jakarta beberapa waktu lalu, Menteri Andi Amran Sulaiman menantang Pemprov Papua Barat apakah mampu menyediakan lahan berhektar-hektar bagi pengembangan beberapa komoditas pertanian seperti percetakan lahan baru untuk padi ladang dan padi sawah, lahan bagi pengembangan komoditas pertanian kopi, coklat, pala bahkan Mentan menantang Pemprov Papua Barat apakah mampu menyediakan lahan bagi pembangunan pabrik etanol di Manokwari. Menghadapi tantangan yang diajukan Menteri Pertanian, Gubernur Dominggus Mandacan mengatakan Pemprov Papua Barat menyambut tantangan tersebut dengan menyiapkan berbagai persyaratan yang diperlukan termasuk usulan yang akan sesegera mungkin diserahkan kepada para Dirjen guna membahas teknis implementasi dari usulan Pemprov Papua Barat sesuai tantangan yang diberikan Menteri Pertanian.
‘’ Beberapa waktu lalu saya ketemu Mentan Andi Amran dan beliau bertanya tentang kesiapan lahan pertanian kita mulai dari lahan sawah, kopi, kakao dan pala, dan sudah saya sampaikan dan usulan akan segera dikirimkan ke dirjen terkait sesuai perintah beliau langsung dimasukan usulannya ke dirjen” jelas Dominggus.
Gubernur Domingus Mandacan menjelaskan lahan untuk pengembangan komoditi coklat atau cacao telah disiapkan oleh pemerintah kabupaten Manokwari Selatan, lahan kopi yang telah ada di kabupaten Pegunungan Arfak dan beberapa kabupaten lainnya, termasuk lahan bagi pengembangan pala yang banyak terdapat di kabupaten Fakfak dan Kaimana termasuk penyediaan lahan di kabupaten Manokwari guna pembangunan pabrik etanol.
‘’ Manokwari Selatan terkenal dengan kualitas kakao yang sangat bagus kemudian kabupaten lainnya yang menghasilkan komiditi unggul pertanian dan nantinya jika ada pabrik etanol maka 7 kabupaten yang ada sudah cukup untuk mendukung” imbuhnya.
Diharapkan tantangan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kepada Pemprov Papua Barat melalui Gubernur Dominggus Mandacan dapat segera di respon agar pengembangan komoditas pertanian seperti padi, kopi, coklat, pala dan pembangunan pabrik etanol dapat terwujud guna peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah Provinsi Papua Barat. (Amstrong Lucas)






















