Menu ✖

Mode Gelap
Penganiayaan Wisatawan Belanda Viral di Medsos, Polisi Buru Pelaku Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat

MANOKWARI · 4 Mar 2022 16:39 WIT

Ombudsman Nilai Kepatuhan Standar Pelayanan Publik di Manokwari Harus Ditingkatkan


 Ombudsman Nilai Kepatuhan Standar Pelayanan Publik di Manokwari Harus Ditingkatkan Perbesar

Manokwari – Ombudsman RI Perwakilan Papua Barat mengumumkan hasil penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2021 kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari, yang di gelar di Ruang Sasana Karya Kantor Bupati Manokwari, Jumat (4/3/2022).


Ombudsman menilai Kabupaten Manokwari sebagai salah satu pemerintah tingkat Kabupaten yang disurvei dan dinilai hasilnya berada dalam zona kuning dengan predikat kepatuhan sedang pada standar pelayanan publik.

“Secara umum untuk Kabupaten Manokwari ada 4 penilaian dasar yang menjadi acuan yaitu kaitannya dengan Administrasi kependudukan pada Dinas Catatan Sipil, Perijinan di Dinas PMPTSP, Pendidikan pada Dinas Pendidikan dan Kesehatan pada Dinas Kesehatan” ujar Kepala Ombudsman RI Perwakilan Papua Barat Musa Yosep Sombuk.

Lanjut Musa, Manokwari sebagai parameter pembangunan di Papua Barat, diharapkan  dapat meningkatkan Kepatuhan standart pelayanan publiknya. “Survei akan di lakukan kembali mulai dari bulan Mei. Dimana penilaian  paling efektif adalah membuat inovasi dan penggunaan digitalisasi yang baik” imbuhnya.

Sementara Bupati Manokwari Hermus Indou mengakui pelayanan publik di Manokwari dalam tugas pemerintahan,  belum berjalan sesuai harapan dan juga aspirasi maupun kebutuhan masyarakat di daerah. Hal itu dikarenakan banyak hal yang menjadi kendala baik dari aspek regulasi, kapasitas kelembagaan, kewenangan, SDM, sarana prasarana.

”  Baik regulasi dan digitalisasi pemerintahan dalam pelayanan publik masih di rasa kurang dan perlu usaha bersama untuk memperjuangkannya” kata Hermus.

Dirinya juga menjelaskan, pelayanan publik adalah produk yang di siapkan pemerintah daerah melalui proses pemerintahan lalu di berikan oleh Pemda untuk memenuhi kebutuhan masyarakat itu sendiri.

Pelayanan publik merupakan produk yang disiapkan dan harus dipastikan memenuhi standar yang baik sehingga dapat di sajikan kepada masyaraakt sehingga meningkatkan nilai kepuasan publik terhadap pemerintah

“Hal yang paling penting kedepan yaitu, memastikan agar pelayanan publik harus berkualitas. Kualitas yang diberikan menggambarakan kualitas yang ada di pemerintah, sehingga masyarakat dapat melihat bahwa pemerintahan memiliki kualitas yang baik pula”tandasnya. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Tim URC Satreskrim Polresta Manokwari Ringkus Pelaku Penganiayaan Berat di Jalan Angkasa Mulyono

26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Penganiayaan Wisatawan Belanda Viral di Medsos, Polisi Buru Pelaku

25 Oktober 2026 - 15:17 WIT

HUT KE-75 HUMAS POLRI, POLRESTA MANOKWARI GELAR DONOR DARAH DAN BAKTI SOSIAL

20 Oktober 2026 - 11:15 WIT

Bupati Cup Futsal 2026 Resmi Dibuka, 73 Tim Pelajar Ikuti Kompetisi

17 Oktober 2026 - 07:44 WIT

Polresta Manokwari Siapkan Personel Jadi Agen Perlinsos, Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

13 Oktober 2026 - 18:26 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Rendani, Sejumlah Maskapai Batal Mendarat

13 Oktober 2026 - 00:37 WIT

Trending di MANOKWARI