Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

EKONOMI & BISNIS · 6 Des 2022 14:26 WIT

Pasar Sementara Wosi Diresmikan, Bupati Hermus Larang Pedagang Jual BBM


 Pasar Sementara Wosi Diresmikan, Bupati Hermus Larang Pedagang Jual BBM Perbesar

MANOKWARI–  Setelah 6 bulan pasca terbakar  pada Mei lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari meresmikan pasar sementara Wosi, Selasa (6/12/2022). Bupati Manokwari mengingatkan agar pedagang tertib dalam berdagang terutama melarang untuk tidak menjual BBM di area pasar darurat.

Bupati Manokwari Hermus Indou saat meresmikan pasar darurat Wosi menghimbau kepada seluruh pedagang agar tertib dalam berjualan nantinya setelah pembagian los. Dirinya juga melarang ada pedagang yang menjaul minyak tanah maupun BBM di area pasar, menghindari kejadian yang sama tidak terulang lagi.


“Setelah pasar sementara diresmikan, para pedagang diharapkan tertib terhadap aturan. Tidak menjual BBM di lingkungan pasar serta setiap pedagang dapat mengelola sampah”, ujar Hermus.

Bupati juga menambahkan bahwa pembagian los akan dilakukan dalam waktu kedepan dan akan mengutamakan pedaganag yang tempat jualannya terbakar pada Mei lalu.

“Pembagian los di pasar ini akan dilakukan oleh Dinas perdagangan, yang akan diprioritaskan kepada pedagang terdampak kebakaran. Satu minggu sejak diresmikan, Dinas perdagangan sudah dapat membagi lapak pasar kepada para pedagang terdampak kebakaran”, tambahnya.

Dalam laporan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manokwari Tajudin, menjelaskan bahwa pada awal pengerjaan dilakukan penimbunan hingga memakan biaya sebesar Rp.1.180.654.000, yang dikerjakan oleh PT. Sasana Karya, lalu di lanjutkan dengan pembangunan konstruksi pasar.


Kebutuhan anggaran pengerjaan konstruksi pasar tersebut senilai Rp 13.819.349.000. Total anggaran pembangunan pasar sementara Wosi sebesar Rp.15.000.003.000 dengan massa pengerjaan selama enam bulan.

“Itu diluar timbunan. Angka ini kami sampaikan estimasi karena dalam kondisi bencana setelah selesai pekerjaan baru diaudit oleh tim audit. Bisa jadi berkurang bisa jadi bertambah sedikit,” kata Tajudin. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 181 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Bupati Cup Futsal 2026 Resmi Dibuka, 73 Tim Pelajar Ikuti Kompetisi

17 Oktober 2026 - 07:44 WIT

Polresta Manokwari Siapkan Personel Jadi Agen Perlinsos, Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

13 Oktober 2026 - 18:26 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Rendani, Sejumlah Maskapai Batal Mendarat

13 Oktober 2026 - 00:37 WIT

Franciscus Tanuardus Kembali Maju sebagai Calon Ketua PSSI Papua Barat, Bidik Juara PON

12 Oktober 2026 - 20:08 WIT

Wabup Mugiyono Tegaskan Sasaran Pendidikan Gratis Manokwari dan Papua Barat Berbeda

12 Oktober 2026 - 14:20 WIT

HUT ke-27 Papua Barat, Wabup Mugiyono Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan dan Kesejahteraan

12 Oktober 2026 - 13:58 WIT

Trending di MANOKWARI