Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

MANOKWARI · 27 Mei 2022 15:02 WIT

Pemkab Manokwari Mulai Bangun Pasar Darurat Wosi, Telan Anggaran Rp. 13 Milyar


 Pemkab Manokwari Mulai Bangun Pasar Darurat Wosi, Telan Anggaran Rp. 13 Milyar Perbesar

MANOKWARI – Pembangunan pasar darurat bagi pedagang yang terkena dampak kebakaran pasar Wosi sudah mulai dilakukan Pemda Manokwari. Sebanyak 741 pedagang akan di relokasi ke dalam pasar darurat yang pembangunannya di estimasi sebesar Rp 13 Milyar.

Hal itu di jelaskan Sekertaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Perindakop UMKM) Kabupaten Manokwari Herman Rona saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/5/2022). Dirinya menyampaikan bahwa Pemda Manokwari akan membangun pasar darurat bagi 741 pedagang yang sudah di data yang mengalami dampak dari kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Terkait dengan renovasi atau pembangunan kembali pasar darurat Wosi yang terkena bencana kebakaran, Perindakop mendapat tugas dari Bupati untuk pengambilan data jumlah pedagang yang terkena dampak kebakaran. Untuk hasil sementara total keseluruhan pedagang yang terkena dampak sebanyak 741 pedagang, sudah termasuk pedagang yang ada di jalan lingkar Wosi”, jelasnya.

Ditambahkannya lagi pembangunan pasar darurat ini memakan anggaran Rp.13 Milyar mulai dari pengerjaan dan materialnya.

“Untuk rencana pembangunan pasar darurat, dibutuhkan penanganan bersama-sama baik dari BPBD Manokwari,Dinas PU dan Dinas Perindakop unutk rencana pembangunan pasar darurat. Untuk rencana pembangunan menelan biaya sekitar Rp.13 Milayar dengan konstruksi baja CNP”, tambahnya.

Melihat kondisi pasar yang dekat dengan pantai sehingga bahan konstruksinya juga harus kuat. Awalnya bahan menggunakan konstruksi baja ringan namun ada banyak pertimbangan dikarenakan pasar ada di tepi pantai maka di rencanakan menggunakan baja CNP untuk kualitas bahan. Ada perubahan dibahan baku sehingga anggaran nantinya akan berubah.

Dikatakan lagi, pembangunan Pasar darurat sudah mulai dikerjakan dengan penimbunan yang kini sudah dilakukan. Bupati menargetkan pengerjaannya rampung dalam jangka waktu 2 bulan.

“Dilapangan sudah dilakukan penimbunan untuk memulai pembangunan pasar darurat dan ditargetkan 2 bulan pengerjaan harus sudah selesai, sehingga bisa di resmikan dan digunakan”, pungkasya. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 265 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

HUT KE-75 HUMAS POLRI, POLRESTA MANOKWARI GELAR DONOR DARAH DAN BAKTI SOSIAL

20 Oktober 2026 - 11:15 WIT

Bupati Cup Futsal 2026 Resmi Dibuka, 73 Tim Pelajar Ikuti Kompetisi

17 Oktober 2026 - 07:44 WIT

Polresta Manokwari Siapkan Personel Jadi Agen Perlinsos, Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

13 Oktober 2026 - 18:26 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Rendani, Sejumlah Maskapai Batal Mendarat

13 Oktober 2026 - 00:37 WIT

Franciscus Tanuardus Kembali Maju sebagai Calon Ketua PSSI Papua Barat, Bidik Juara PON

12 Oktober 2026 - 20:08 WIT

Wabup Mugiyono Tegaskan Sasaran Pendidikan Gratis Manokwari dan Papua Barat Berbeda

12 Oktober 2026 - 14:20 WIT

Trending di MANOKWARI