MANOKWARI, acemo.co.id – Pemerintah Kabupaten Manokwari secara resmi meluncurkan proyek pengaspalan jalan masuk Kampung Warmomi, Distrik Manokwari Selatan, Sabtu (1/8/2026). Proyek ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRP) Kabupaten Manokwari, Albertus, yang juga bertindak sebagai ketua panitia peluncuran proyek, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Albertus menjelaskan bahwa pelaksanaan proyek didasarkan pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas PUPRP Kabupaten Manokwari Tahun Anggaran 2026 serta kontrak pekerjaan konstruksi yang ditandatangani pada 23 Juni 2026 antara Dinas PUPRP dengan CV Dewi Mambura sebagai pelaksana pekerjaan.
“Proyek ini dikerjakan oleh CV Dewi Mambura sebagai kontraktor pelaksana, sementara pengawasan dilakukan oleh CV Tiga Perspektif Engineering dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pekerjaan meliputi peningkatan ruas jalan sepanjang 1.310 meter atau sekitar 1,3 kilometer, dimulai dari jalan nasional hingga jembatan di dalam Kampung Warmomi.
Secara teknis, jalan yang sebelumnya memiliki lebar sekitar empat meter akan diperlebar menjadi lima meter dengan lapisan aspal hotmix (AC-WC) setebal lima sentimeter. Selain itu, akan dibangun bahu jalan selebar satu meter di sisi kiri dan kanan yang diperkuat menggunakan agregat sehingga mampu dilalui kendaraan besar.
“Perbaikan ini tidak hanya meningkatkan kualitas jalan, tetapi juga memberikan ruang yang lebih aman dan nyaman bagi pengguna jalan, termasuk kendaraan angkutan hasil pertanian dan perikanan,” jelas Albertus.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut memiliki nilai strategis karena menjadi akses penghubung Kampung Warmomi dengan Kampung Gedimira dan Kampung Beluri. Dengan meningkatnya kualitas infrastruktur jalan, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih lancar, distribusi hasil pertanian dan perikanan semakin efisien, serta akses menuju layanan pendidikan dan kesehatan menjadi lebih mudah.
Albertus menegaskan bahwa proyek ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui launching ini, Pemerintah Kabupaten Manokwari menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, merata, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tutupnya. (Mega Irianti)






















