MANOKWARI, acemo.co.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Manokwari terus mengintensifkan upaya optimalisasi penerimaan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Berbagai langkah dilakukan, mulai dari sweeping kendaraan, pelayanan Samsat Keliling, hingga penagihan secara door to door kepada wajib pajak.
Sekretaris Bapenda Manokwari, Umrah Nur mengatakan kegiatan optimalisasi tersebut akan berlangsung hingga Jumat mendatang di sejumlah titik di wilayah Manokwari. Langkah ini diambil karena realisasi penerimaan Opsen PKB dan BBNKB masih jauh dari target yang telah ditetapkan.
“Hingga hari ini, penerimaan Opsen PKB baru mencapai sekitar Rp7,9 miliar. Sementara untuk PKB sekitar Rp4,8 miliar. Secara keseluruhan, dari target Rp25 miliar untuk PKB dan BBNKB, baru sekitar Rp12 miliar yang berhasil direalisasikan,” ujar Umrah Nur saat diwawancarai awak media di Kantor Bapenda Manokwari, Jalan Pahlawan, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, untuk meningkatkan capaian tersebut, Bapenda bersama UPT Samsat dan pihak terkait menjalankan tiga strategi utama, yakni sweeping kendaraan di lapangan, pelayanan Samsat Keliling (Samling), serta penagihan langsung ke rumah-rumah wajib pajak atau door to door.
“Melalui kegiatan door to door, kami mengantarkan langsung surat tagihan kepada masyarakat yang masih memiliki tunggakan PKB. Selain itu, pelayanan Samsat Keliling juga terus dilakukan di sejumlah lokasi agar masyarakat lebih mudah membayar pajak kendaraan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Bapenda Provinsi Papua Barat dan Bapenda Kabupaten Manokwari. Kerja sama itu telah diatur melalui perjanjian yang memberikan kewenangan kepada Bapenda kabupaten untuk melakukan pendampingan sekaligus mendukung pembiayaan kegiatan optimalisasi penerimaan pajak kendaraan.
“Untuk tahun ini, dukungan pembiayaan sudah direalisasikan sehingga seluruh program optimalisasi dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Umrah juga membandingkan capaian tahun sebelumnya. Pada 2025, realisasi penerimaan BBNKB berhasil melampaui target. Dari target Rp11 miliar, penerimaan mencapai Rp14 miliar atau sekitar 124 persen. Namun, penerimaan dari PKB hanya sekitar Rp5 miliar atau sekitar 25 persen dari target.
Melihat masih tersisanya beberapa bulan hingga akhir tahun anggaran, Bapenda Manokwari optimistis target penerimaan pajak kendaraan masih dapat ditingkatkan melalui berbagai program yang sedang dijalankan.
“Kami akan terus memaksimalkan seluruh upaya yang ada agar target penerimaan Opsen PKB dan BBNKB tahun ini dapat tercapai,” pungkas Umrah. (Mega Irianti)






















